Kementerian Haji dan Umrah RI mengeluarkan daftar imbauan terbaru bagi jemaah yang berada di kawasan Masjid Nabawi. Aturan ini bertujuan menjaga kenyamanan, ketertiban, dan kekhusyukan ibadah bersama.
Berikut 12 poin penting yang wajib diperhatikan oleh seluruh jemaah selama berada di Masjid Nabawi.
>>> Indonesia Puncaki Survei Kepercayaan terhadap Kehidupan Setelah Kematian
Daftar Imbauan
Jemaah dilarang membagikan uang di dalam masjid. Pembagian bantuan keuangan harus disalurkan melalui lembaga resmi di Arab Saudi.
Dilarang membawa tas dan barang bawaan ke dalam Masjid Nabawi demi kelancaran dan ketertiban area masjid.
Jemaah tidak diperkenankan mewakafkan atau menghadiahkan mushaf ke Masjid Nabawi, kecuali mushaf cetakan Kompleks Raja Fahd untuk Pencetakan Mushaf Syarif.
Pusat Pelayanan 'Inayah' (Care Centers) tersedia untuk melayani seluruh jemaah haji dan peziarah.
Dilarang duduk di koridor atau jalur pejalan kaki di dalam masjid. Jemaah juga wajib menghindari saling mendorong dan titik-titik kepadatan.
Jemaah diimbau fokus beribadah dan tidak menyibukkan diri dengan mengambil foto atau dokumentasi.
Dilarang menggunakan stopkontak listrik untuk mengisi daya perangkat elektronik di dalam masjid maupun fasilitas penunjangnya.
>>> Siti Hediati Soeharto Tinjau Program Ketahanan Pangan di Nusakambangan
Jemaah dilarang membawa uang tunai dalam jumlah besar demi keamanan di dalam Masjid Nabawi.
Penting untuk mendampingi anak kecil selama berada di masjid. Pastikan mereka tidak berbuat gaduh atau mengganggu kenyamanan jemaah salat.
Dilarang membawa makanan dan minuman ke dalam area masjid, termasuk area halaman masjid.
Jemaah wajib melakukan reservasi terlebih dahulu untuk melaksanakan salat di Raudah melalui aplikasi resmi. Hindari salat di koridor atau jalur pejalan kaki.
Jemaah wajib mematuhi arahan regulasi dan bekerja sama dengan petugas lapangan serta pihak keamanan.
Selain aturan di atas, beredar video petugas yang membongkar koper jemaah berisi air Zamzam karena terdeteksi mesin X-ray.
Ada larangan membawa air Zamzam di bagasi atau tas kabin saat kepulangan ke Tanah Air demi kelancaran pemeriksaan dan keamanan penerbangan.
>>> Aljazair Resmi Adukan Wasit Piala Dunia 2026 ke FIFA
Jemaah tidak perlu khawatir karena akan mendapatkan distribusi air Zamzam resmi setibanya di Indonesia.