⌂ Beranda News Shin Tae-yong Bawa Kedisiplinan Timnas ke Persija Jakarta

Shin Tae-yong Bawa Kedisiplinan Timnas ke Persija Jakarta

Shin Tae-yong Bawa Kedisiplinan Timnas ke Persija Jakarta
Shin Tae-yong resmi menjadi pelatih kepala Persija Jakarta
A A Ukuran Teks16px

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, resmi menangani Persija Jakarta dengan kontrak tiga tahun.

Juru taktik asal Korea Selatan itu dikenal memiliki reputasi tinggi dalam menerapkan kedisiplinan ketat selama memimpin skuad Garuda sejak 2020 hingga 2025.

>>> Trump Klaim Militer Iran Lumpuh Akibat Perang, Bantah Kritik Demokrat

Prinsip kedisiplinan yang menjadi fondasi kepelatihannya kini akan diimplementasikan bersama tim barunya, Persija Jakarta.

Manajemen Macan Kemayoran menaruh harapan besar agar Shin Tae-yong langsung mempersembahkan prestasi.

Persija Jakarta menargetkan gelar juara Liga Super Indonesia pada musim perdana kepelatihannya, yaitu musim 2026/2027.

Target trofi kasta tertinggi sepak bola domestik ini dipatok sebagai hadiah spesial untuk momen penting ibu kota negara.

Sebab, Jakarta akan merayakan hari jadinya yang ke-500 atau genap berusia lima abad pada 22 Juni 2027.

Melalui saluran YouTube resmi klub, Shin Tae-yong kembali menegaskan komitmennya mengenai karakter kepelatihan yang ia miliki.

Ia memaparkan perbedaan mendasar antara kepribadian sehari-hari dan sikap profesional saat memimpin latihan tim.

"Sebenarnya saya sangat ramah dan juga suka bercanda. Mungkin orang-orang Indonesia banyak yang melihat saya sebagai sosok tegas.

Namun, saya adalah orang yang sangat ramah," kata STY.

Kombinasi kepribadian ini diterapkan secara proporsional demi mencapai target besar yang telah disepakati bersama manajemen klub.

"Tapi di dalam latihan, tentu saya harus bersikap tegas dan disiplin agar tim ini bisa berjalan dengan baik.

Karena ada target yang ingin kami capai bersama. Jadi saya harus bersikap tegas di depan tim," imbuhnya.

>>> AMMSI Dukung Penghentian Distribusi Makan Bergizi Gratis Saat Libur Sekolah

Prinsip Kejujuran sebagai Fondasi

Selain aspek kedisiplinan fisik dan asupan tubuh, aspek moral juga menjadi perhatian utama pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Ia memegang teguh nilai moral tertentu yang dianggapnya sebagai fondasi utama dalam berinteraksi dengan seluruh elemen tim maupun kehidupan pribadi.

"Kejujuran. Saya sangat menjunjung tinggi hal itu.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru