Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan informasi yang beredar mengenai pembukaan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada Juni 2026 adalah tidak benar.
Pemerintah belum mengumumkan jadwal resmi seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN).
>>> Trump Peringatkan Israel: Tanpa Bantuan AS, Tel Aviv Akan Hancur
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap poster serta tautan pendaftaran palsu di media sosial yang berpotensi menjadi modus penipuan.
Penegasan ini berlaku untuk seluruh lini seleksi CASN 2026, termasuk rekrutmen CPNS. Pihak otoritas menemukan indikasi mencurigakan pada sejumlah informasi yang beredar.
Ciri Informasi Palsu
Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN, Wisudo Putro Nugroho, mengatakan poster yang beredar menunjukkan sejumlah indikasi mencurigakan.
Indikasi tersebut meliputi penggunaan tautan yang bukan domain resmi pemerintah hingga narasi yang mendorong masyarakat untuk segera mengklik tautan tertentu.
BKN menjelaskan bahwa seluruh informasi valid terkait seleksi CASN hanya akan dipublikasikan melalui kanal resmi pemerintah dan portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN).
Masyarakat diimbau tidak mudah memercayai selebaran digital maupun tautan yang tidak jelas asal-usulnya.
Wisudo mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan literasi digital dan berperan aktif menghentikan penyebaran hoaks, khususnya terkait informasi seleksi ASN.
>>> Bagnaia Kuasai Sprint Race MotoGP Ceko 2026 di Brno
"Jangan sampai keinginan menjadi ASN justru dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Selalu cek sumber informasi sebelum percaya dan membagikannya," ujar Wisudo.
Hingga pertengahan Juni 2026, pemerintah masih melakukan proses pendataan kebutuhan ASN di tingkat kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah.
Langkah pengumpulan usulan formasi dari instansi pusat dan daerah ini menjadi dasar bagi penetapan jumlah formasi akhir.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini sebelumnya menyatakan bahwa pemerintah tengah mempersiapkan kebutuhan formasi ASN untuk tahun anggaran 2026.
Merujuk pada pola seleksi tahun-tahun sebelumnya, pengumuman rekrutmen resmi baru akan diterbitkan setelah tahapan pendataan kebutuhan pegawai dan penetapan formasi rampung.
Masyarakat diingatkan untuk tidak menyerahkan data pribadi seperti NIK, nomor KK, kata sandi akun, data rekening bank, maupun kode OTP melalui situs tidak resmi.
>>> Timnas AS Kunci Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Australia
Informasi berkala mengenai jadwal, formasi, persyaratan, hingga tahapan seleksi dapat dipantau langsung melalui portal SSCASN, situs resmi BKN, serta kanal resmi Kementerian PANRB.
