⌂ Beranda News Bayi Meninggal di RSUD Bima, Keluarga Sebut Pengurusan Obat Dipersulit

Bayi Meninggal di RSUD Bima, Keluarga Sebut Pengurusan Obat Dipersulit

Bayi Meninggal di RSUD Bima, Keluarga Sebut Pengurusan Obat Dipersulit
Gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima
A A Ukuran Teks16px

Seorang bayi laki-laki berusia dua hari meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima, Nusa Tenggara Barat.

Pihak keluarga menduga proses penebusan obat untuk sang bayi dipersulit akibat kendala administrasi BPJS Kesehatan.

>>> Penjualan LCGC Indonesia Anjlok 22,9% di Awal 2026

Bayi dari pasangan Arif Rahman dan Fitriani ini dirujuk dari Puskesmas Monta pada Jumat (19/6) sore karena kondisinya memburuk.

Saat kondisi bayi kritis, keluarga meminta agar obat bisa ditebus secara mandiri dengan jaminan KTP sambil menunggu kiriman uang.

Namun, proses penebusan obat tersebut terhambat di apotek rumah sakit. Perwakilan keluarga, Ahyar, mengungkapkan bahwa petugas apotek mempersulit penebusan obat meskipun kondisi bayi sangat membutuhkan.

Akibat masalah administrasi ini, keluarga pasien menyampaikan keluhan mengenai prosedur pelayanan penanganan darurat yang diberikan staf RSUD Bima.

>>> Keir Starmer Dikabarkan Akan Mundur dari Jabatan PM Inggris

Jenazah bayi tersebut kemudian dipulangkan ke kampung halamannya di Desa Tolo Uwi, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, untuk segera dimakamkan.

Klarifikasi Pihak Rumah Sakit

Menanggapi kejadian tersebut, Direktur RSUD Bima, Ihsan, memberikan klarifikasi. Ia menyatakan bahwa pasien yang meninggal sudah mendapatkan pelayanan medis secara berkesinambungan sejak dirawat di ruang ICU.

Ihsan menambahkan, sang bayi tiba di rumah sakit dalam kondisi kritis dan mengidap gangguan kesehatan kompleks.

Faktor komplikasi dan risiko tinggi pada pasien dinilai sangat memengaruhi hasil akhir upaya penyelamatan.

>>> PLN Atasi Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa Akibat Krisis Batubara

Ia menegaskan bahwa RSUD Bima senantiasa menjunjung tinggi keselamatan pasien, profesionalisme, dan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap pelayanan yang diberikan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru