Surplus neraca perdagangan Indonesia bertahan selama 72 bulan berturut-turut dengan cadangan devisa sebesar USD 144,9 miliar.
Dari sisi kesejahteraan, penciptaan lapangan kerja baru bagi 1,9 juta orang berhasil menekan Tingkat Pengangguran Terbuka menjadi 4,68% pada 2026, sementara tingkat kemiskinan turun menjadi 8,25% pada September 2025.
Pemerintah kini memiliki 8 kluster program kerja prioritas nasional yang mencakup ketahanan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, perumahan, hingga ketangguhan bencana.
"Prioritas tersebut mencakup fondasi ketahanan nasional: kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, serta infrastruktur, perumahan, dan ketangguhan bencana," jelas Purbaya.
Langkah ini diperkuat melalui percepatan transformasi struktural lewat hilirisasi, industrialisasi, penguatan ekonomi kerakyatan, pembangunan pedesaan, hingga penguatan sektor pertahanan dan digitalisasi.
>>> Bank of Korea Khawatir Bonus Besar Karyawan IT Picu Inflasi
"Ini membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak hanya tangguh di tingkat makro, melainkan juga secara nyata bertransformasi menjadi ketersediaan lapangan kerja, penurunan angka kemiskinan, serta kesejahteraan masyarakat yang lebih luas dan merata," tambah Purbaya.