Penjaga gawang Timnas Curacao, Eloy Room, menjadi pahlawan dalam laga kedua Grup E Piala Dunia 2026.
Ia berhasil mementahkan seluruh serangan Ekuador dan memaksa pertandingan berakhir imbang tanpa gol 0-0.
Pertandingan yang digelar di Stadion Kansas City, Kansas, pada Minggu (21/6/2026) pagi WIB itu menjadi catatan sejarah bagi Curacao.
Mereka sukses meraih poin pertama sepanjang keikutsertaan di Piala Dunia.
Room, kiper berusia 37 tahun, melakukan 15 penyelamatan krusial sepanjang laga.
Jumlah tersebut menyamai salah satu rekor terbaik dalam sejarah Piala Dunia, hanya terpaut satu angka dari rekor 16 penyelamatan milik Tim Howard pada 2014.
Pada babak pertama, Room menggagalkan enam peluang Ekuador, termasuk dari kapten Enner Valencia. Ia melanjutkan aksi impresifnya dengan sembilan penyelamatan tambahan di babak kedua.
Ekuador mendominasi permainan dengan penguasaan bola 75 persen dan melepaskan 27 tembakan, 15 di antaranya tepat sasaran.
Namun, seluruh peluang emas berhasil dihalau Room yang dinobatkan sebagai pemain terbaik.
Mantan pemain Timnas Inggris, Martin Keown, memberikan apresiasi tinggi saat memandu pertandingan di BBC One. "Dia akan dikenang dalam sejarah, bukan?
Sungguh serangkaian penyelamatan luar biasa yang dia lakukan malam ini!" ujar Keown.
Tambahan satu poin menempatkan Curacao di posisi terbawah Grup F dengan koleksi satu poin dari dua pertandingan.
Curacao masih berpeluang lolos ke babak gugur jika mampu mengalahkan Pantai Gading pada laga terakhir fase grup.