⌂ Beranda News Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz Siap Dongkrak Kecepatan Internet RI

Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz Siap Dongkrak Kecepatan Internet RI

Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz Siap Dongkrak Kecepatan Internet RI
Ilustrasi: Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz Siap Dongkrak Kecepatan Internet RI
A A Ukuran Teks16px

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) tengah menyiapkan tambahan spektrum frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz.

Langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas serta kecepatan layanan internet di Indonesia.

>>> Portugal vs Kroasia: Duel Terakhir Ronaldo dan Modric di Piala Dunia 2026?

Kedua pita frekuensi tersebut saat ini memasuki proses seleksi pengguna. Ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mempercepat transformasi digital nasional.

Bagi operator seluler, frekuensi merupakan aset utama untuk menghadirkan layanan telekomunikasi dan akses internet. Tanpa tambahan spektrum, kapasitas jaringan akan semakin terbatas di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Proses seleksi penggunaan frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz diikuti oleh tiga operator seluler. Mereka adalah Indosat Ooredoo Hutchison, Telkomsel, dan XLSmart.

in2

Tambahan spektrum tersebut diharapkan mampu meningkatkan cakupan jaringan sekaligus memperbesar kapasitas layanan internet di seluruh Indonesia. Langkah ini menjadi penting mengingat kualitas internet Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah.

Dibandingkan sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara, kecepatan dan kualitas koneksi internet di Indonesia masih relatif tertinggal. Hal ini terutama terjadi di wilayah luar perkotaan.

Karakteristik Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz

Frekuensi 700 MHz dikenal sebagai pita frekuensi rendah yang memiliki jangkauan sinyal lebih luas.

Pita ini juga memiliki kemampuan penetrasi yang lebih baik ke dalam gedung maupun wilayah dengan kondisi geografis yang menantang, seperti pegunungan, kawasan hutan, hingga daerah terpencil.

Karakteristik tersebut menjadikan pita 700 MHz sangat ideal untuk memperluas cakupan layanan internet di wilayah pedesaan, kawasan terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), serta daerah yang masih mengalami blank spot.

Pemerataan akses internet hingga ke pelosok menjadi salah satu prioritas pemerintah.

Dalam proses seleksi, Komdigi membuka alokasi frekuensi 700 MHz pada rentang 703-738 MHz untuk uplink yang dipasangkan dengan 758-793 MHz untuk downlink.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru