⌂ Beranda News Gempa M 7,7 Flores Rusak 200 BTS Seluler di Sepuluh Kabupaten
News

Gempa M 7,7 Flores Rusak 200 BTS Seluler di Sepuluh Kabupaten

Gempa M 7,7 Flores Rusak 200 BTS Seluler di Sepuluh Kabupaten
Gempa M 7,7 Flores Rusak 200 BTS Seluler di Sepuluh Kabupaten
A A Ukuran Teks16px

Sebanyak 200 site atau base transceiver station mengalami gangguan telekomunikasi akibat gempa Magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.

Kementerian Komunikasi dan Digital bersama para operator seluler langsung bergerak melakukan pemantauan dan pemulihan jaringan di lapangan.

>>> Sikap Tegas Mikel Arteta Menanggapi Rumor Transfer Pemain Baru

Gempa bumi tersebut terjadi pada pukul 05.58 WITA dengan titik pusat berada di wilayah Timur Laut Mbay, Kabupaten Nagekeo.

Rincian Wilayah Terdampak

Berdasarkan dashboard monitoring operator hingga pukul 07.00 WIB, gangguan jaringan tersebut tersebar di sepuluh kabupaten dan kota.

Kabupaten Sikka menjadi wilayah dengan jumlah site terdampak terbanyak mencapai 51 titik dari total 192 BTS eksisting.

Kabupaten Ende menyusul dengan 31 site terdampak dan Kabupaten Flores Timur mencatat 26 site mengalami gangguan.

Sementara itu, wilayah Manggarai mencatat 22 site terdampak dan Kabupaten Manggarai Barat melaporkan 17 site mengalami gangguan.

Kabupaten Manggarai Timur mencatat 16 site terdampak, Kabupaten Ngada sebanyak 13 site, serta Kabupaten Nagekeo sebanyak 11 site.

>>> Peluang Fajar/Fikri di Kejuaraan Dunia 2026 Bertepatan HUT RI

Wilayah Lembata melaporkan 10 site terdampak dan Kabupaten Timor Tengah Utara mencatat 3 site yang mengalami gangguan.

Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komdigi Wayan Toni Supriyanto menyatakan bahwa sebagian besar gangguan dipicu oleh masalah pasokan listrik.

Selain aliran listrik, jaringan transmisi di beberapa area turut mengalami kendala akibat guncangan gempa yang kuat.

Tiga operator seluler utama yaitu Telkomsel, XLSmart, dan Indosat Ooredoo Hutchison terpantau mengalami dampak pada infrastruktur mereka.

Hingga pukul 07.00 WITA, seluruh site yang terdampak bencana tersebut berada dalam proses penanganan intensif oleh tim teknis.

>>> Misteri penemuan ikan coelacanth purba di laut dalam wilayah Indonesia

Proses pemulihan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan faktor keselamatan petugas serta kebutuhan akses publik.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM