Kekalahan 1-2 dari Portugal pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 menandai berakhirnya perjalanan Kroasia di turnamen.
Hasil tersebut juga diyakini menjadi penampilan terakhir Luka Modrić di ajang Piala Dunia.
>>> 3 Kunci Personal Branding untuk Content Creator Pemula Agar Sukses
Kapten Kroasia itu tampil sejak menit awal, namun perjuangan Vatreni harus terhenti setelah Portugal memastikan kemenangan.
Piala Dunia 2026 memang telah lama diperkirakan menjadi turnamen terakhir Modrić bersama tim nasional.
Gelandang yang akan berusia 41 tahun pada September mendatang itu sebelumnya mengaku ingin menikmati setiap momen yang tersisa dalam kariernya.
Modrić merupakan salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola Kroasia. Sejak menjalani debut di Piala Dunia 2006, ia selalu menjadi sosok penting di lini tengah negaranya.
Puncak Karier di Piala Dunia
Pada Piala Dunia 2018 di Rusia, Modrić membawa Kroasia menembus final untuk pertama kalinya dalam sejarah sebelum kalah dari Prancis.
Ia juga meraih penghargaan Golden Ball sebagai pemain terbaik turnamen.
>>> Asyiknya Main Game Piala Dunia FIFA 2026 di Google, Mudah Tapi Menantang
Empat tahun kemudian, Modrić kembali mengantar Kroasia mencatat prestasi membanggakan dengan finis di peringkat ketiga Piala Dunia 2022.
Sang kapten meraih Bronze Ball sebagai pemain terbaik ketiga turnamen.
Di level klub, Modrić masih berstatus pemain AC Milan hingga 30 Juni 2026.
Rossoneri dikabarkan membuka peluang memperpanjang kontraknya selama satu musim apabila sang gelandang memilih untuk terus bermain.
Meski belum mengumumkan pensiun dari sepak bola maupun tim nasional, kekalahan dari Portugal diperkirakan menjadi penutup perjalanan Luka Modrić di Piala Dunia.
>>> Jadwal 32 Besar Piala Dunia 2026: Argentina vs Cape Verde Dini Hari Nanti
Ia meninggalkan warisan sebagai kapten terbaik Kroasia dan salah satu gelandang paling berpengaruh dalam sejarah turnamen tersebut.