Langkah konsolidasi besar-besaran tengah terjadi di bawah naungan BBK Electronics.
Setelah OxygenOS dan ColorOS diumumkan akan digabung pada 2021, bocoran terbaru mengindikasikan peleburan ini akan meluas hingga mencakup antarmuka Realme UI.
>>> Haaland Jadi Majin Buu, Meme Kocak Usai Brasil Tersingkir Bikin Heboh
Informasi dari sumber internal industri menyebutkan bahwa Realme UI akan dibawa ke dalam ekosistem yang sama dengan ColorOS.
Dengan skenario ini, ketiga merek ponsel BBK, yaitu Oppo, OnePlus, dan Realme, pada akhirnya akan menggunakan satu sistem operasi yang sama, yakni ColorOS.
Langkah strategis ini dinilai sebagai upaya perusahaan untuk menekan biaya penelitian dan pengembangan (R&D).
Tanda-tanda Konsolidasi Merek
Integrasi perangkat lunak ini hanyalah sebagian kecil dari upaya konsolidasi merek yang lebih luas, terlihat dari berbagai perubahan operasional.
>>> Balogun Bisa Main Lawan Belgia, Donald Trump Ucapkan Terima Kasih ke FIFA
Di Eropa, situs resmi OnePlus di Jerman mengarahkan pengguna untuk membeli perangkat Oppo, sementara stok produk OnePlus di Inggris dilaporkan habis.
Sumber internal mengklaim OnePlus akan difokuskan secara eksklusif untuk pasar India dan China, dengan ikatan yang lebih erat bersama Oppo, termasuk layanan purna jual yang kini ditangani Oppo di India.
Sementara itu, Realme dilaporkan akan meninggalkan pasar domestik China dan mengalihkan fokus sepenuhnya ke pasar luar negeri.
Dengan kabar peleburan OnePlus dan Realme, India diprediksi menjadi satu-satunya pasar di mana kedua merek ini masih akan tumpang tindih.
>>> Babak I Piala Dunia 2026: Inggris Ungguli Meksiko 2-1 Berkat Brace Bellingham
Di wilayah lain di seluruh dunia, perbedaan identitas antara perusahaan-perusahaan ini praktis tidak akan lagi memberikan pengaruh yang berarti bagi konsumen.
