⌂ Beranda News Ronaldo Menangis, Mimpi Piala Dunia Kandas di Tangan Spanyol

Ronaldo Menangis, Mimpi Piala Dunia Kandas di Tangan Spanyol

Ronaldo Menangis, Mimpi Piala Dunia Kandas di Tangan Spanyol
Ilustrasi: Ronaldo Menangis, Mimpi Piala Dunia Kandas di Tangan Spanyol
A A Ukuran Teks16px

Katakan apa pun tentang egonya, tetapi tidak ada yang bisa menyangkal obsesinya untuk menang dan negaranya.

Melihat mimpinya di Piala Dunia berakhir dengan air mata benar-benar merupakan akhir dari sebuah era," ujar @Lobishine.

"Sebagian air mata mengalir karena kekalahan, sebagian lainnya karena menyadari mimpi seumur hidup telah berakhir. Terima kasih untuk segalanya, Cristiano," tulis @bagusprh.

"Semua orang menertawakan tersingkirnya Portugal, sementara saya mengenang betapa beruntungnya kami bisa menyaksikan pria ini.

Saya adalah penggemar sepak bola terlebih dahulu, baru kemudian penggemar Messi, tetapi pria ini adalah seorang legenda, yang terbaik yang pernah ada dengan gayanya sendiri.

Terima kasih, raja!" ucap @czascorner.

>>> Persib Rekrut Striker Timnas Montenegro Balsa Sekulic sebagai Pengganti Andrew Jung

"Tidak semua legenda mengakhiri malam dengan trofi.

Ronaldo mungkin menangis malam ini, tapi air mata itu adalah bukti betapa besar cintanya untuk Portugal," kata @txtalterjogja.

Akhir Era Emas Ronaldo

Cristiano Ronaldo debut di Piala Dunia pada tahun 2006 di Jerman.

Saat itu masih berusia 21 tahun, ia langsung menjadi sorotan dengan membawa Portugal mencapai semifinal - prestasi terbaiknya di turnamen ini.

Pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, Portugal tersingkir di babak 16 besar oleh Spanyol (0-1). Ronaldo kesulitan mencetak gol, tapi tetap menjadi andalan tim.

Brasil 2014 menjadi turnamen yang pahit. Portugal gagal lolos dari fase grup setelah kalah dari Jerman dan kalah tipis dari Amerika Serikat.

Ronaldo sempat cedera dan penampilannya kurang maksimal.

Di Rusia 2018, Ronaldo kembali bersinar.

Ia mencetak hat-trick melawan Spanyol di fase grup (3-3) dan membawa Portugal lolos ke babak 16 besar sebelum dikalahkan Uruguay.

Total, ia mencetak 4 gol di turnamen itu.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM