Malaysia resmi mengadopsi sistem pembayaran QR terintegrasi yang mirip dengan QRIS buatan Indonesia.
Kebijakan ini tertuang dalam aturan Bank Sentral Malaysia yang menghapus jaringan QR milik masing-masing penyedia secara bertahap.
>>> Tecno Pova 8 5G Segera Rilis di RI, Bonus Preorder hingga Rp 21 Juta
Melansir The Edge Malaysia, Selasa (10/7/2026), dokumen kebijakan interoperable Fund Transfer Framework mewajibkan seluruh jaringan QR proprietary dihentikan selambat-lambatnya 30 Juni 2028.
Selama masa transisi, lembaga keuangan dilarang merekrut merchant baru ke jaringan QR tertutup.
Tujuan kebijakan ini agar masyarakat dapat menggunakan aplikasi bank atau dompet digital mana pun yang berpartisipasi untuk melakukan pembayaran dalam satu sistem.
Dengan demikian, mereka tidak lagi bergantung pada sistem tertutup masing-masing penyedia layanan.
Sejak aturan terbit, bank diwajibkan menyediakan layanan pembayaran QR. Nasabah juga harus bisa melakukan pembayaran kepada merchant yang dilayani seluruh acquirer yang berpartisipasi.
Di Malaysia, sistem ini disebut Real-time Retail Payments Platform yang mendukung DuitNow Transfer dan DuitNow QR. Platform ini dioperasikan oleh Payments Network Malaysia Sdn Bhd (PayNet).
>>> Prancis Tim Pertama ke Semifinal Piala Dunia 2026
Langkah ini diambil seiring meningkatnya penggunaan layanan transfer dana elektronik.
Menurut Bank Negara Malaysia (BNM), mobile banking telah menjadi kanal pembayaran favorit dan mendorong adopsi transaksi digital berkelanjutan.
Faktanya, setiap warga Malaysia rata-rata melakukan sedikitnya 1,5 transaksi pembayaran elektronik setiap hari. "Pencapaian ini ditopang oleh infrastruktur pembayaran bersama yang berfungsi sebagai jaringan interoperabilitas," tulis BNM.
QR universal ini juga diharapkan membantu wisatawan asing yang berkunjung ke Malaysia. Di Indonesia, QRIS sudah diperkenalkan sejak 2019 dan menjadikan RI sebagai pelopor sistem pembayaran terintegrasi.
Per pertengahan 2026, QRIS telah digunakan lebih dari 30 juta pedagang dan 45 juta pengguna aktif.
QRIS juga telah terintegrasi lintas negara seperti Singapura, Malaysia, Thailand, dan terbaru China.
>>> Tenang, Mbappe Baik-Baik Saja Kok
Sejak November 2023, QRIS terintegrasi dengan SGQR Singapura, memudahkan pelancong Indonesia bertransaksi tanpa menukar uang ke dolar Singapura.

