⌂ Beranda News BRIN Pastikan Benda Bercahaya di Langit Jawa adalah Meteor Besar

BRIN Pastikan Benda Bercahaya di Langit Jawa adalah Meteor Besar

BRIN Pastikan Benda Bercahaya di Langit Jawa adalah Meteor Besar
Ilustrasi: BRIN Pastikan Benda Bercahaya di Langit Jawa adalah Meteor Besar
A A Ukuran Teks16px

>>> Ivan Barton Pimpin Duel Prancis vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Gelombang kejut itu baru terdengar beberapa saat setelah meteor melintas karena suara memerlukan waktu untuk mencapai permukaan," jelasnya.

Sementara itu, warga Majalengka melihat meteor berwarna biru.

Objek yang sama kemudian terlihat di kawasan Nagreg sekitar pukul 21.23 WIB dan Tasikmalaya sebagai cahaya terang yang sesekali menerangi awan.

Ketika melintas di wilayah Yogyakarta, meteor bahkan tampak memancarkan cahaya hijau terang. Thomas menjelaskan, warna tersebut berasal dari unsur magnesium maupun nikel yang terkandung dalam batuan antariksa.

"Setiap unsur kimia memiliki spektrum cahaya yang berbeda ketika dipanaskan.

Warna hijau pada meteor umumnya berkaitan dengan kandungan magnesium atau nikel yang terbakar selama proses masuk ke atmosfer," katanya.

Dari hasil analisis sementara, BRIN memperkirakan meteor terus bergerak ke arah tenggara hingga akhirnya kehilangan kecepatannya dan kemungkinan berakhir di Samudera Hindia, di selatan Jawa Timur atau Bali.

Thomas menegaskan, fenomena seperti ini sebenarnya sesuatu yang wajar dalam dunia astronomi.

Setiap hari Bumi menerima jutaan batuan antariksa, namun sebagian besar berukuran sangat kecil sehingga habis terbakar di atmosfer dan hanya terlihat sebagai bintang jatuh.

Meteor berukuran besar seperti yang melintas di langit Jawa pada Sabtu malam memang jauh lebih jarang terjadi, sehingga dapat disaksikan secara luas oleh masyarakat.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada berbagai spekulasi yang beredar di media sosial.

Menurutnya, atmosfer Bumi merupakan pelindung alami yang sangat efektif sehingga sebagian besar meteoroid akan habis terbakar sebelum mencapai permukaan.

"Fenomena ini merupakan peristiwa alam yang menarik sekaligus menjadi pengingat bahwa Bumi terus berinteraksi dengan lingkungan antariksa.

>>> Messi Akui Lelah Setelah Laga Ekstra Waktu, Tapi Nikmati Perjuangan Argentina

Selama meteor habis terbakar di atmosfer atau jatuh di wilayah yang tidak berpenghuni, masyarakat tidak perlu khawatir," pungkas Thomas.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM