⌂ Beranda News Kisah Bocah Jenius China yang Kini Hidup Sebatang Kara Tanpa Pekerjaan

Kisah Bocah Jenius China yang Kini Hidup Sebatang Kara Tanpa Pekerjaan

Kisah Bocah Jenius China yang Kini Hidup Sebatang Kara Tanpa Pekerjaan
Ilustrasi: Kisah Bocah Jenius China yang Kini Hidup Sebatang Kara Tanpa Pekerjaan
A A Ukuran Teks16px

>>> Era Deschamps di Timnas Prancis Segera Berakhir, Zidane Siap Gantikan?

"Saat itu, saya tidak peduli semua itu. Saya hanya belajar sendiri dan tidak menghadiri kelas jurusan apa pun," katanya.

Akibatnya, Liu gagal lulus dan terpaksa meninggalkan universitas. Kepala departemen mengatakan bahwa Liu adalah mahasiswa berprestasi di dua tahun pertama, tetapi kemudian mengabaikan mata kuliahnya.

Harga Sebuah Obsesi

Pada 1985, saat teman-temannya mendapatkan pekerjaan top, Liu kembali ke desanya. Ia tidak mencari pekerjaan, melainkan terus meneliti matematika.

Awalnya orang tuanya mendukung, tetapi keyakinan itu memudar seiring waktu. Selama tiga dekade berikutnya, Liu hanya menghasilkan satu makalah akademik.

Seorang pemegang PhD matematika asal Finlandia mengatakan bahwa karya Liu terlalu banyak kesalahan sehingga tidak layak menjadi makalah ilmiah.

Menjelang 2007, kesehatan Liu memburuk dan ia tidak lagi sanggup begadang. Pada 2008, sekolah setempat mengundangnya mengajar SD, tetapi ia menolak karena alasan kesehatan.

Kini, Liu tinggal di rumah tua yang mulai hancur dengan sedikit barang berharga. Beberapa tahun lalu, pihak desa membantunya mengajukan tunjangan.

Pada 2017, mantan teman sekelasnya menggalang dana untuk memperbaiki rumahnya, membelikannya ponsel, dan memasang internet.

Kisahnya kembali viral di media sosial China.

Sebagian orang menggambarkannya sebagai pria yang termakan obsesi, sementara yang lain melihatnya sebagai sosok yang mengejar ilmu tanpa memedulikan kekayaan.

Ketika ditanya apakah ia menganggap dirinya sukses, Liu menjawab dengan tenang. "Apa itu sukses?

Apakah memiliki uang dan karier berarti sukses?" ucapnya.

"Saya rasa jika Anda pandai dalam matematika, itu bisa disebut sukses. Bagi saya, saya tidak ingin berubah.

>>> Jadwal Mobile Legends MWI EWC 2026 Hari Ini: Team Vitality Vs Gen.G

Saya mungkin tidak memiliki kekayaan materi, tetapi saya memiliki kebebasan batin," pungkasnya.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM