Google secara resmi mengganti nama aplikasi pencatat berbasis kecerdasan buatan (AI) miliknya, NotebookLM, menjadi Gemini Notebook.
Perubahan identitas ini tidak mengubah operasional aplikasi yang akan tetap berjalan mandiri, namun akan terintegrasi lebih dalam dengan ekosistem Gemini dan Google Search.
>>> Kolam Renang GOR Jaktim: Tempat Lahir dan Pembinaan Atlet Renang
Aplikasi ini pertama kali diperkenalkan pada Mei 2023 dengan nama sandi Project Tailwind sebelum dirilis ke publik beberapa bulan kemudian.
Selama pengembangannya, Google terus menambahkan berbagai kemampuan untuk membantu pengguna mengatur dan mencerna catatan mereka dengan lebih mudah.
Fitur Baru dan Rencana Pengembangan
Beberapa fitur yang telah tersedia bagi pengguna meliputi kemampuan merangkum catatan menjadi format podcast berbasis AI, mengubah tulisan menjadi tayangan presentasi dengan narasi, serta membuat klip video pendek dari kumpulan catatan.
>>> Michael Owen Kritik Timnas Inggris, Puji Keberanian Spanyol
Selain itu, pengguna dapat menghubungkan buku catatan mereka secara langsung ke aplikasi utama Gemini.
Ke depannya, Google berencana membawa kemampuan buku catatan ini ke dalam AI Mode di mesin pencari Google Search.
Bersamaan dengan nama baru, diluncurkan pembaruan yang memungkinkan Gemini Notebook terhubung ke komputer awan yang aman untuk menulis dan mengeksekusi kode pemrograman.
>>> Codex OpenAI Meledak di RI, Separuh Penggunanya Bukan Programmer
Fitur penulisan kode ini sudah dapat diakses oleh pelanggan bisnis Google AI Ultra dan Workspace, dan akan segera hadir untuk pengguna versi Pro di platform web dalam beberapa minggu mendatang.
