Astronom meteorit dari SETI Institute dan NASA Ames Research Center, Peter Jenniskens, menyatakan batu ini berasal dari dekat permukaan asteroid purba yang pernah dialiri cairan asin.
Studi forensik menunjukkan adanya material yang terawetkan dari dekat permukaan asteroid primitif kecil, tempat cairan asin pekat pernah mengalir, sebuah proses yang belum pernah diketahui sebelumnya pada jenis dunia protoplanet seperti ini.
Kandungan kimia tersebut memberikan gambaran mengenai kondisi kimia yang mungkin pernah membantu terbentuknya molekul-molekul penyusun kehidupan di Bumi.
Para ilmuwan meyakini asteroid karbon seperti Hillsborough pernah menghantam Bumi muda miliaran tahun lalu dan membawa air serta senyawa organik yang menjadi bahan baku pembentukan kehidupan.
Karena meteorit ini berhasil diamankan dalam kondisi sangat bersih, peneliti dapat mempelajari komposisi aslinya dengan akurasi tinggi dibandingkan meteorit yang lama berada di permukaan Bumi.
>>> Mario Aji & Veda Ega Sapa Penggemar Jelang MotoGP Indonesia 2026
Hasil penelitian ini diharapkan membantu ilmuwan memahami bagaimana air, garam, dan molekul organik terbentuk di asteroid purba, serta memberi petunjuk mengenai proses munculnya kehidupan di planet kita.
