Handheld fan kini bukan lagi sekadar alat pengusir gerah.
JisuLife Ultra 2 mencoba menawarkan sesuatu yang berbeda lewat konsep 5-in-1, menggabungkan kipas genggam, powerbank, senter, blower, hingga inflator dalam satu perangkat.
>>> Yamal Dipastikan Fit dan Tampil di Final Piala Dunia 2026
Kami menggunakan JisuLife Ultra 2 selama beberapa hari untuk menemani aktivitas di Jakarta, mulai dari perjalanan dengan transportasi umum, bekerja di kafe, hingga membersihkan keyboard laptop.
Hasilnya, perangkat ini terasa lebih seperti gadget multifungsi dibanding kipas portable biasa.
Desain Premium dan Praktis
Kesan pertama saat menggenggam JisuLife Ultra 2 adalah build quality yang premium. Bodinya menggunakan material metal dengan finishing yang terasa kokoh sekaligus nyaman digenggam.
Dimensinya sekitar 5,3 x 1,6 x 2,9 inci, sehingga masih mudah dimasukkan ke dalam tas kecil atau saku jaket.
Bobotnya memang sedikit lebih berat dibanding kipas portable pada umumnya, tetapi masih nyaman dibawa sehari-hari.
Salah satu detail yang kami sukai adalah hadirnya layar LED digital yang menampilkan persentase baterai secara real-time.
Fitur sederhana ini sangat membantu untuk mengetahui kapan perangkat harus diisi ulang.
JisuLife juga menambahkan sakelar fisik (toggle switch) yang berfungsi mencegah kipas menyala sendiri saat berada di dalam tas.
Bukan Sekadar Kipas
Hal yang membuat Ultra 2 menarik adalah banyaknya fungsi yang ditawarkan.
Ultra 2 dibekali motor berkecepatan 43.000 RPM dengan klaim kecepatan angin hingga 17-19,2 meter per detik.
Bahkan di beberapa spesifikasi global disebut mampu mencapai 75.000 RPM pada mode tertentu.
Pengguna bisa memilih 100 level kecepatan. Pada level rendah, anginnya sudah cukup untuk digunakan di ruangan ber-AC atau kantor.
Sementara pada level tertinggi, hembusan anginnya benar-benar terasa sangat kuat.

