Bek Timnas Spanyol Aymeric Laporte meminta wasit bersikap objektif saat memimpin final Piala Dunia 2026 melawan Argentina. Ia menyoroti aksi kontak fisik yang kerap ditunjukkan Argentina sepanjang turnamen.
Sejak awal Piala Dunia 2026, Argentina dituding mendapat perlakuan istimewa dari wasit. Lawan-lawan mereka seperti Aljazair, Mesir, dan Swiss telah mengeluhkan kepemimpinan wasit dalam pertandingan melawan Argentina.
>>> Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026 Usai Sapu Bersih Tujuh Laga
Argentina tercatat hanya menerima sembilan kartu kuning dan tidak pernah mendapat kartu merah.
Beberapa aksi yang seharusnya berbuah hukuman di laga lain justru luput dari perhatian wasit saat Argentina bertanding.
Salah satu contoh terjadi saat Argentina mengalahkan Inggris 2-1 di semifinal. Enzo Fernandez terlihat memukul leher Elliot Anderson pada menit ketiga, namun lolos dari hukuman kartu.
Gol kedua Argentina juga dituding berawal dari pelanggaran Lionel Messi yang merebut bola dari Djed Spence. Namun, wasit tidak melakukan peninjauan ulang terkait insiden tersebut.
Laporte mendesak wasit Slavko Vincic untuk bersikap adil dalam memimpin laga final. Ia menegaskan bahwa wasit harus mengendalikan situasi agar tidak menjadi di luar kendali.
"Sudah menjadi tugas wasit untuk mengendalikan hal-hal ini agar situasi tidak menjadi di luar kendali," kata Laporte kepada Marca dan dikutip BBC.
>>> Lelang Frekuensi Bukan Sulap, Ini Alasan Internet Indonesia Tak Langsung Ngebut
"Jika satu atau dua pemain dibiarkan bertindak seperti itu, pertandingan akan berubah menjadi kekacauan."
Laporte menambahkan bahwa ia tidak khawatir tentang agresi dalam sepak bola selama sesuai aturan. Namun, ia menyoroti tindakan Argentina yang dibiarkan begitu saja dalam pertandingan baru-baru ini.
"Terutama dengan Argentina. Mereka adalah tim yang suka meninggalkan bekas pada lawan mereka.
Hal semacam itu seharusnya tidak diperbolehkan dalam sepak bola - terutama dalam kompetisi besar - karena dapat membuat Anda gelisah dan marah," tegasnya.
Duel Spanyol vs Argentina akan menjadi penutup Piala Dunia 2026, yang untuk pertama kalinya diikuti oleh 48 tim.
>>> Listyo Sigit: Kejurnas MTB 2026 Langkah Strategis ke Ajang Dunia
Laga penentu ini akan digelar di New York New Jersey Stadium pada Senin (20/7) pukul 02.00 WIB.

