Aksi tidak sportif yang melibatkan Leandro Paredes dan Gavi usai final Piala Dunia 2026 menjadi sorotan.
Insiden tersebut kemudian diangkat menjadi lelucon oleh skuad Spanyol saat perayaan gelar juara di Madrid.
>>> Messi Ungkapkan Kekecewaan Usai Argentina Kalah, Picu Simpati Penggemar
Keributan terjadi di New York New Jersey Stadium pada Senin (20/7) dini hari WIB.
Awalnya, para pemain Spanyol berlari ke tengah lapangan untuk merayakan gelar juara setelah wasit meniup peluit panjang.
Rodri yang sedang berlari dipukul oleh Nahuel Molina. Rodri mendatangi Molina, namun justru ditantang balik.
Eric Garcia datang membela Rodri, yang kemudian memicu Paredes mencekik Garcia.
Situasi memanas ketika Gavi terjatuh karena ditahan Thiago Almada dan terkena pukulan Paredes. Insiden ini melibatkan lebih banyak pemain dan staf kedua tim sebelum akhirnya terkendali.
>>> Satu-satunya Kasus Kematian Akibat Jatuhnya Meteorit Tercatat dalam Sejarah
Setelah kepulangan tim ke tanah air pada Senin (20/7) waktu lokal, para pemain Spanyol menggelar parade juara di Madrid.
Di atas bus tim, Lamine Yamal terlihat memegang potongan kardus bertuliskan "Velada del año VII, Paredes vs Gavi."
Tulisan tersebut merujuk pada 'La Velada del año', sebuah acara tinju tahunan populer di Spanyol yang menampilkan selebriti internet.
Angka tujuh pada kardus tersebut seolah mengundang Paredes dan Gavi untuk berpartisipasi di edisi berikutnya.
>>> Spanyol Pawai Juara Piala Dunia 2026, Madrid Berubah Jadi Lautan Merah
FIFA dilaporkan sedang menginvestigasi keributan tersebut. Belum ada informasi mengenai hukuman lebih lanjut bagi para pemain yang terlibat.
