⌂ Beranda News Penjelasan Ilmiah PVMBG Soal Dentuman Anak Krakatau di Bandung
News

Penjelasan Ilmiah PVMBG Soal Dentuman Anak Krakatau di Bandung

Ilustrasi aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau
Penjelasan Ilmiah PVMBG Soal Dentuman Anak Krakatau di Bandung
A A Ukuran Teks16px

Suara dentuman dan getaran yang dirasakan warga di Bandung Raya sempat memicu kehebohan publik.

Gunung Anak Krakatau yang sedang aktif erupsi diduga menjadi sumber utama dari suara misterius tersebut.

Erupsi Lava Fountain dan Energi Akustik

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Rita Susilawati menyatakan letusan gunung api mampu melepaskan energi akustik yang masif.

Energi suara tersebut dapat merambat melalui atmosfer hingga menjangkau jarak ratusan kilometer dari pusat erupsi.

Aktivitas vulkanik berupa semburan lava fountain diketahui sering kali memunculkan suara dentuman yang sangat nyaring.

Pihak Badan Geologi mencatat laporan suara dentuman kali ini terdengar hingga wilayah pantai utara Jawa dan Bandung.

Meskipun demikian, petugas masih harus mencocokkan data waktu kejadian untuk memastikan sumber pastinya.

Peristiwa serupa sempat tercatat pada erupsi Anak Krakatau tanggal 10 April 2020 pukul 21.58 WIB dan 22.35 WIB.

Kala itu, laporan suara dentuman juga dilaporkan terdengar luas di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Selain itu, fenomena suara letusan jarak jauh juga pernah terjadi ketika Gunung Kelud meletus pada 13 Februari 2014.

Ketiadaan laporan gempa tektonik di Jawa Barat membuat dugaan semakin mengarah pada aktivitas vulkanik tersebut.

Saat ini, Gunung Anak Krakatau masih ditetapkan berada pada Level III atau Siaga sejak 2 Juli 2026.

📰 Update Terbaru