Samsung Electronics memperkenalkan kacamata pintar pertamanya yang didukung oleh kecerdasan buatan (AI).
Perangkat ini diposisikan sebagai pelengkap smartphone dan wearable yang sudah ada, bukan sebagai unit yang beroperasi secara independen.
>>> Elon Musk Berencana Buat Film 'Odyssey' Versi AI Grok Imagine
Jaein Choi, Executive Vice President Samsung Electronics, menjelaskan bahwa kacamata AI sejati harus menjadi titik masuk baru untuk AI mobile, menyatu secara alami dalam kehidupan sehari-hari tanpa menggantikan ponsel.
Tujuan utama kacamata pintar ini adalah memperluas pengalaman AI yang kini berkembang pesat di ponsel, ke kategori perangkat baru.
Kacamata ini mampu memahami dunia dari perspektif pengguna, mengabadikan momen, serta mendengar dan merasakan situasi sekitar.
Dilengkapi kamera, mikrofon, dan speaker berkualitas tinggi, perangkat ini menawarkan pengalaman AI interaktif layaknya percakapan nyata.
Kacamata ini juga dapat memahami konteks dan mengingatkan kembali kejadian sebelumnya, memungkinkan pengguna mengambil foto tanpa memegang perangkat.
>>> ABTI DKI Jakarta 2026-2030 Dilantik, Bidik Prestasi Bola Tangan Mendunia
Konsep Split Computing dan Integrasi Ekosistem
Samsung merancang kacamata ini dengan konsep split computing, di mana pemrosesan data berat tidak sepenuhnya dilakukan di bingkai kacamata, melainkan dialihkan ke smartphone Galaxy yang terhubung.
Choi menekankan pentingnya komputasi terbagi ini, yang dikembangkan bersama Google dan Qualcomm.
Dengan memanfaatkan sumber daya ponsel, kacamata ini mendapatkan tenaga komputasi dan memori yang lebih besar, sekaligus membantu penghematan daya.
Kacamata AI ini terintegrasi mendalam dengan ekosistem Galaxy lainnya, termasuk Galaxy Watch dan earbuds (TWS). Interaksi pengguna dirancang agar intuitif bagi pemilik perangkat Samsung lainnya.
Pengguna dapat mengontrol kacamata melalui panel sentuh di smartwatch, menangkap momen, atau menggunakan gerakan jam tangan untuk navigasi.
>>> Casemiro Gabung Inter Miami, Reuni dengan Lionel Messi
Perpindahan audio juga otomatis, beralih ke Galaxy Buds saat dipakai, sementara panel sentuh kacamata tetap berfungsi.
