Periode Damai dalam Sejarah
Setelah kerajaan dan kekaisaran besar bermunculan, perang memang menjadi jauh lebih sering terjadi. Namun, sejarah juga mencatat beberapa periode damai yang berlangsung cukup lama.
Perdamaian biasanya tercipta ketika dua kekuatan besar memiliki kemampuan yang seimbang sehingga tidak ada pihak yang berani memulai perang.
Contohnya terjadi di Timur Tengah kuno sekitar 1400-1200 SM, ketika Mesir dan Kekaisaran Het berhasil menghindari perang besar melalui perjanjian diplomatik.
Hubungan antara Romawi dan Persia yang relatif damai pada sekitar 387-501 M juga menjadi contoh.
Selain itu, perdamaian panjang antara China, Korea, dan Jepang pada sekitar 1600-1850, ketika negara-negara Eropa justru terus dilanda peperangan.
Para ahli menilai perang tetap menjadi pola dominan sepanjang sejarah peradaban, meskipun ada sejumlah pengecualian.
Jared Morgan McKinney menyimpulkan bahwa perang pada dasarnya merupakan kondisi yang paling umum dalam sejarah manusia.
Dengan kata lain, jika yang dimaksud adalah perang yang melibatkan negara atau pemerintahan, manusia memang pernah melewati masa-masa panjang tanpa perang.
>>> Tata Kota Kotak-kotak Barcelona: Sejarah di Balik Pola Unik
Namun, jika yang dimaksud adalah kekerasan antarmanusia, bukti arkeologi menunjukkan konflik telah menjadi bagian dari kehidupan manusia sejak masa prasejarah.
