Pelatih Tim Nasional Spanyol, Luis de la Fuente, menyatakan kesedihannya atas insiden yang melibatkan pemain Argentina usai final Piala Dunia 2026.
Spanyol berhasil meraih gelar juara kedua kalinya setelah mengalahkan Argentina melalui gol tunggal Ferran Torres di New Jersey Stadium.
>>> Juergen Klopp Ingin Timnas Jerman Mainkan Gegenpressing
Namun, euforia kemenangan Spanyol diwarnai keributan. Beberapa pemain Argentina terlibat dalam cekcok dan kontak fisik dengan pemain Spanyol.
Leandro Paredes terlihat mencekik Eric Garcia, sementara Nahuel Molina memukul Rodri. Gavi juga sempat didorong hingga terjatuh oleh Paredes.
De la Fuente mengaku tidak menyadari insiden tersebut saat pertandingan berakhir karena fokus pada perayaan kemenangan bersama timnya.
>>> DeepSeek Siap IPO, Valuasi Capai Rp 1.323 Triliun
Ia merasa kecewa melihat tindakan tersebut, terutama datang dari pemain berkualitas yang sebelumnya ia puji.
"Hal itu tidak dapat ditoleransi, tidak dapat diterima, dan tidak boleh dibiarkan," ujar De la Fuente kepada TVE.
Ia menambahkan, pemain sekaliber Argentina, yang selalu ia puji sebagai pemain hebat di bawah pelatih luar biasa, pasti juga merasa sedih melihat reaksi tersebut.
>>> Google Didenda Rp 18,1 T oleh Uni Eropa, Trump Murka
FIFA dilaporkan telah menggelar penyelidikan terkait keributan di final tersebut. Pemain Argentina yang terbukti bersalah dapat menghadapi sanksi berat.

