⌂ Beranda News DeepSeek Siap IPO, Valuasi Capai Rp 1.323 Triliun

DeepSeek Siap IPO, Valuasi Capai Rp 1.323 Triliun

DeepSeek Siap IPO, Valuasi Capai Rp 1.323 Triliun
Ilustrasi: DeepSeek Siap IPO, Valuasi Capai Rp 1.323 Triliun
A A Ukuran Teks16px

Startup kecerdasan buatan (AI) asal China, DeepSeek, dilaporkan sedang bersiap untuk membuka putaran pendanaan baru dengan valuasi yang fantastis.

Menurut laporan Reuters, valuasi yang ditargetkan mencapai 500 miliar yuan, setara dengan nilai sekitar Rp 1.323 triliun, menjelang rencana penawaran umum perdana (IPO) di negara asalnya.

>>> Google Didenda Rp 18,1 T oleh Uni Eropa, Trump Murka

Rencana ini menyusul pendanaan yang telah berhasil dikumpulkan DeepSeek pada bulan Juni lalu sebesar USD 7,4 miliar, dengan valuasi sekitar 450 miliar yuan.

Dokumen pengajuan investor menunjukkan valuasi DeepSeek mencapai 350,88 miliar yuan. Penggalangan dana berturut-turut ini menggarisbawahi minat investor yang kuat terhadap salah satu pemain AI terkemuka di China.

DeepSeek berencana mengumpulkan dana hingga 50 miliar yuan dalam putaran pendanaan terbaru ini.

Perusahaan yang didirikan oleh Liang Wenfeng ini juga tengah mempertimbangkan IPO di pasar saham STAR, Shanghai.

>>> Enzo Maresca Beri Pesan Khusus untuk Phil Foden Agar Kembali Bersinar

Tahun lalu, DeepSeek berhasil menarik perhatian dunia dengan merilis model AI yang mampu menyaingi sistem buatan perusahaan Barat, namun dengan biaya pelatihan dan operasional yang lebih rendah.

Setelah pendanaan Juni, DeepSeek menyatakan niatnya untuk menggandakan jumlah staf di berbagai departemen, termasuk pusat data dan agen AI.

Perusahaan ini juga dilaporkan berencana mengembangkan chip inferensi AI sendiri dan telah mulai merekrut insinyur untuk proyek tersebut.

Sebelumnya, bisnis DeepSeek didanai oleh pendirinya melalui hedge fund High-Flyer. Namun, meningkatnya biaya persaingan di industri AI mendorong perubahan strategi.

>>> Bambang Pamungkas Enggan Prediksi Skor Indonesia vs Kamboja

DeepSeek menghadapi persaingan ketat dari raksasa teknologi domestik seperti ByteDance dan Alibaba, serta startup AI baru lainnya.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM