⌂ Beranda News Microsoft Terapkan Atestasi TPM untuk Perkuat Aktivasi Windows Enterprise

Microsoft Terapkan Atestasi TPM untuk Perkuat Aktivasi Windows Enterprise

Microsoft Terapkan Atestasi TPM untuk Perkuat Aktivasi Windows Enterprise
Ilustrasi: Microsoft Terapkan Atestasi TPM untuk Perkuat Aktivasi Windows Enterprise
A A Ukuran Teks16px

Microsoft kembali memperketat keamanan aktivasi Windows dengan memanfaatkan Trusted Platform Module (TPM).

Setelah menjadikan TPM sebagai komponen standar sejak era Windows 11, perusahaan kini menerapkannya untuk memperkuat aktivasi di lingkungan enterprise.

>>> Samsung Mulai Garap Penerus Galaxy Z TriFold, Kapan Diluncurkan?

Pembaruan ini difokuskan pada Key Management Service (KMS), fitur aktivasi massal untuk perusahaan dan organisasi skala besar.

Microsoft mengumumkan bahwa KMS akan bergantung pada keamanan berbasis perangkat keras menggunakan enkripsi TPM untuk memverifikasi keabsahan server.

Selama ini, KMS kerap disalahgunakan untuk memalsukan aktivasi, memicu masalah keamanan, dan menjadi celah bagi pengguna individu menghindari pembelian lisensi resmi.

Sebagai solusi, Microsoft memperkenalkan opsi "TPM-based attestation" yang memverifikasi bukti kriptografi integritas server KMS.

Cara Kerja TPM dalam Aktivasi

Proses pengamanan baru melalui tahapan verifikasi ketat sebelum sistem beroperasi. Pertama, memeriksa identitas perangkat keras host KMS untuk memastikan server telah diverifikasi Microsoft sebagai perangkat keras sah.

Kedua, mengonfirmasi bahwa host KMS belum dimodifikasi atau dirusak pihak tak berwenang. Setelah terverifikasi sepenuhnya, chip TPM akan mengizinkan host KMS mengelola permintaan aktivasi massal organisasi.

TPM akan menjadi syarat wajib untuk aktivasi KMS mulai rilis Windows Server generasi berikutnya.

Microsoft akan mulai mensosialisasikan pembaruan ini kepada pelanggan bisnis melalui pesan kesiapan di Windows Server 2025 mulai Agustus 2026.

>>> Di Maria Berharap Scaloni Tak Tinggalkan Timnas Argentina

Para administrator sistem diimbau segera beradaptasi dan memastikan infrastruktur KMS mendukung aktivasi berbasis perangkat keras.

"Seiring berkembangnya keamanan Windows, infrastruktur aktivasi tepercaya akan memainkan peran yang semakin penting," sebut Microsoft.

Langkah ini diprediksi menjadi pukulan telak bagi alat pengaktifan Windows bajakan yang bergantung pada celah KMS.

Pada 2025, Microsoft telah memblokir celah manipulasi metode aktivasi "KMS38", meskipun aktivasi KMS konvensional masih berfungsi.

Kelompok peretas Massgrave yang menyediakan alat aktivasi tidak resmi sangat mengandalkan metode KMS online, yang mengharuskan sistem terhubung ke server KMS palsu setiap enam bulan.

Atestasi berbasis TPM berpotensi mematikan praktik pembajakan tersebut.

Namun, tarik-ulur keamanan belum berakhir.

>>> Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 Usai Bantai Kamboja 5-1

Massgrave baru-baru ini dilaporkan memperkenalkan metode Aktivasi TSforge yang diklaim mampu menerobos seluruh arsitektur perlindungan hak cipta Microsoft untuk aktivasi perangkat lunak.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM