Perry Warjiyo resmi mengundurkan diri dari posisi Gubernur Bank Indonesia (BI). Surat pengunduran diri telah diajukan kepada Presiden Prabowo Subianto dan diterima.
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi penerimaan surat tersebut di Gedung BI, Jakarta Pusat, pada Senin (27/7).
>>> Mitchell Baker Cetak Hat-trick Perdana, Lanjutkan Tradisi Pemain Indonesia Vs Kamboja
Presiden Prabowo menyampaikan terima kasih atas dedikasi Perry yang telah memimpin BI selama hampir tujuh tahun.
Warisan Digitalisasi: QRIS dan BI-FAST
Selama menjabat sejak 2018, Perry fokus pada digitalisasi sistem pembayaran nasional. Ia juga menjaga stabilitas moneter saat krisis global.
Salah satu terobosan terbesarnya adalah QRIS, yang kini bisa digunakan di Malaysia, Thailand, Singapura, China (AliPay), dan Korea (ZeroPay).
>>> Punya Skill AI? Ini 5 Pekerjaan dengan Peluang Karier Menjanjikan
Netizen di media sosial X ramai mengucapkan terima kasih. Akun @6_arung menulis, "Pak Perry Warjiyo, terima kasih untuk QRIS-nya."
@ardisatriawan menambahkan, QRIS kini bisa dipakai untuk AliPay di China dan ZeroPay di Korea. Akun lain menyebut Perry sebagai inovator QRIS.
>>> Microsoft Turun Tangan, Iklan McAfee di Monitor LG Dihapus
@RavenweX menilai kontribusi seperti QRIS dan BI-FAST terasa langsung manfaatnya bagi masyarakat.

