Liverpool menyambut musim baru di bawah arahan pelatih Andoni Iraola dengan pekerjaan rumah yang signifikan, terutama terkait kedalaman skuad.
Isu ini bukanlah hal baru bagi The Reds, sebagaimana diungkapkan oleh mantan penyerang Robbie Fowler.
>>> Dana Judi Online Susut Rp287 T, Fokus Pemberantasan Kini ke Bandar Besar
Klub telah bergerak di bursa transfer dengan merekrut Jeremy Jacquet dan Victor Munoz, serta mengincar Bradley Barcola.
Namun, kekhawatiran besar muncul di sektor pertahanan.
Belum ada pengganti sepadan yang siap mengisi posisi Ibrahima Konate yang telah meninggalkan klub.
Situasi semakin rumit dengan cedera yang dialami Joe Gomez di laga pramusim pertama.
Giovanni Leoni masih dalam pemulihan cedera lutut parah, sementara Jeremy Jacquet juga baru pulih dari cedera bahu.
>>> 5 Skill AI yang Dibutuhkan Dunia Kerja Selain ChatGPT
Kondisi ini membuat bek tengah lainnya, selain Virgil van Dijk, masih membutuhkan waktu untuk siap tempur.
Ketergantungan pada Pemain Kunci
Robbie Fowler menekankan bahwa persoalan kedalaman skuad ini harus segera dibereskan oleh klub.
Menurutnya, tim Merseyside itu terlalu bergantung pada 11 pemain utama mereka selama ini.
"Kalau Anda lihat ke Liverpool selama satu dasawarsa terakhir, salah satu persoalan yang kami punya adalah starting XI-nya lebih dari kapabel namun argumen orang-orang adalah soal kedalaman skuad," kata Fowler kepada BBC.
Fowler meyakini bahwa komposisi skuad yang tepat dapat meningkatkan motivasi dan kewaspadaan seluruh pemain.
>>> Timnas Pakistan Bergabung di FIFA ASEAN Cup 2026
Hal ini karena mereka akan sadar bahwa performa buruk dapat digantikan oleh pemain lain yang siap mengambil peran.
