Roberto Mancini secara terbuka meminta maaf kepada para penggemar Timnas Italia. Permintaan maaf itu disampaikan menyusul pengangkatannya kembali sebagai pelatih Gli Azzurri.
Mancini menggantikan Gennaro Gattuso setelah Federasi Sepakbola Italia (FIGC) gagal mendatangkan Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola, serta membatalkan rencana menunjuk Andrea Pirlo.
>>> Menkomdigi Dorong Bilik Khusus Hijab untuk Registrasi SIM Biometrik
Ia akan bekerja sama dengan Claudio Ranieri yang ditunjuk sebagai direktur teknik baru. Ranieri menggantikan Paolo Maldini dan Leonardo yang mundur karena perbedaan pandangan dengan pejabat FIGC.
Penyesalan Mancini
Mancini mengakui bahwa kepergiannya pada 2023 merupakan kesalahan besar.
Saat itu ia mundur karena konflik dengan Presiden FIGC Gabriele Gravina, meski faktanya ia menerima tawaran kontrak besar dari Timnas Arab Saudi.
"Saya minta maaf sebesar-besarnya," ujar Mancini seperti dikutip AP. "Seperti kehilangan cinta sejati Anda rasanya.
Dan itu artinya Anda melakukan sesuatu kesalahan fatal."
>>> Joan Garcia: Piala Dunia Sudah Dimenangi, Kini Liga Champions!
Ia menambahkan, "Apa yang terjadi tiga tahun lalu cuma masalah kurangnya komunikasi antara presiden Gabriele Gravina dan saya.
Itu mutlak salah saya."
Tugas berat menanti Mancini.
Italia gagal lolos ke Piala Dunia tiga edisi beruntun, dan Mancini sendiri ikut andil saat tim gagal ke Piala Dunia 2022 di periode pertamanya.
>>> Rencana Jual Saham Piala Dunia Dikecam, Infantino Janjikan Dana Besar
Kini periode keduanya menjadi kesempatan untuk memperbaiki kesalahan. "Saya akan membawa timnas bangkit," tegasnya.

