⌂ Beranda News Presiden FIFA Buka Suara soal Wacana Jual Saham Piala Dunia

Presiden FIFA Buka Suara soal Wacana Jual Saham Piala Dunia

Presiden FIFA Buka Suara soal Wacana Jual Saham Piala Dunia
Ilustrasi: Presiden FIFA Buka Suara soal Wacana Jual Saham Piala Dunia
A A Ukuran Teks16px

Presiden FIFA Gianni Infantino angkat bicara mengenai wacana penjualan saham Piala Dunia.

Ia menegaskan bahwa proposal ini bertujuan agar setiap negara anggota FIFA dapat memperoleh keuntungan untuk pengembangan sepak bola di negara masing-masing.

>>> Hari di Zaman Dinosaurus Lebih Singkat, Tak Sampai 24 Jam

Wacana ini disampaikan melalui pembentukan perusahaan baru bernama FIFA Forward Enterprise (FFE), yang akan dikontrol penuh oleh FIFA.

Investor swasta, seperti lembaga keuangan atau investor strategis global, dapat berpartisipasi dalam entitas ini, dengan perusahaan AS Thrive Eternal memimpin kelompok investor.

Namun, perlu dicatat bahwa investor swasta yang dimaksud bukan masyarakat umum atau investor ritel.

Wacana ini dilaporkan mendapat penolakan keras dari UEFA, yang menilai penjualan saham Piala Dunia dapat mencederai nilai-nilai sportivitas dan siap memboikot turnamen jika FIFA tetap memaksakannya.

Melalui unggahan di Instagram, Gianni Infantino menjelaskan bahwa FIFA Forward Enterprise merupakan sebuah proposal dan bagian dari proses konsultasi demokratis dengan 211 Asosiasi Anggota FIFA serta Dewan FIFA.

>>> Google Rilis Gemini Spark di Indonesia, Ini Deretan Kemampuannya

Ia memaparkan, jika disetujui, FFE akan menjadi anak perusahaan yang dimiliki dan dikendalikan FIFA.

Entitas ini akan mengkonsolidasikan operasi komersial dan acara FIFA, termasuk sponsor, siaran, lisensi, dan usaha baru, demi kepentingan Asosiasi Anggota FIFA.

Pendapatan Piala Dunia dilaporkan terus meningkat setiap edisinya, dari 7,5 juta USD pada 2022 menjadi 15 juta USD pada 2026.

Infantino menambahkan, penguatan sisi komersial merupakan langkah evolusi FIFA setelah satu dekade reformasi tata kelola.

Melalui Program FIFA Forward yang baru, pendanaan per Asosiasi Anggota FIFA akan meningkat dari USD 8 juta menjadi USD 20 juta.

>>> Presiden FIGC: UEFA Perkuat Posisi untuk Lawan FIFA

Ia menekankan bahwa ini adalah peluang untuk mempercepat pengembangan sepak bola global, namun keputusan akhir tetap berada di tangan Asosiasi Anggota FIFA yang akan didiskusikan lebih lanjut.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM