Nova Widianto telah resmi mengakhiri masa baktinya bersama Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM).
Keputusan ini memunculkan spekulasi kuat mengenai kembalinya peraih medali perak Olimpiade 2008 tersebut ke Indonesia untuk menangani sektor ganda campuran di Pelatnas PBSI.
>>> Hypernet Luncurkan Whooz, Solusi IT Terpadu untuk Pebisnis SME
Presiden BAM, Tengku Datuk Seri Utama Zafrul Tengku Abdul Aziz, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Nova selama melatih ganda campuran Malaysia.
Ia menilai dedikasi dan profesionalisme Nova sangat signifikan dalam pengembangan program ganda campuran.
Tengku Zafrul secara khusus menyoroti gelar juara dunia yang diraih oleh Tang Jie dan Ee Wei sebagai momen membanggakan dan tonggak penting selama masa jabatan Nova.
Ia mengucapkan terima kasih atas pengabdian Nova dan mendoakan kesuksesan di babak baru kehidupannya di Indonesia.
Nova Widianto sendiri menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BAM, para pemain, jajaran pelatih, dan staf pendukung atas dukungan yang diterimanya selama berada di Malaysia.
Ia berharap semua pihak di BAM terus meraih kesuksesan di masa mendatang.
>>> Samsung Galaxy A27 5G: Pilihan HP Mid-Range Unggul untuk Multitasking
Bersamaan dengan kabar ini, PP PBSI juga mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan Kepala Pelatih Ganda Campuran Rionny Mainaky dan asisten pelatih Amon Sunaryo.
Pengumuman ini merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap sektor ganda campuran.
Kabid Binpres PP PBSI, Eng Hian, menjelaskan bahwa pergantian pelatih didasarkan pada evaluasi komprehensif terhadap proses pembinaan, termasuk perkembangan atlet, efektivitas program latihan, dinamika pasangan, dan kesiapan menghadapi target besar.
Eng Hian menambahkan bahwa PBSI telah memiliki kandidat untuk posisi kepala pelatih baru dan pengumumannya akan dilakukan pada Agustus mendatang.
Meskipun belum ada konfirmasi resmi, berakhirnya kerja sama Nova dengan BAM dan kekosongan posisi di PBSI membuat namanya santer dikaitkan.
Nova Widianto bukanlah sosok asing di lingkungan Pelatnas PBSI.
>>> Timnas Indonesia Hadapi Timor Leste: Ujian Tandang Perdana John Herdman
Ia pernah menjabat sebagai asisten Richard Mainaky sejak 2013 sebelum akhirnya dipercaya memegang sektor ganda campuran pada tahun 2021.
