Presiden Amerika Serikat Donald Trump membantah keterlibatannya dalam rencana penjualan saham Piala Dunia yang sempat diusulkan oleh FIFA.
Ia menyatakan tidak pernah diajak berdiskusi mengenai hal tersebut oleh Presiden FIFA Gianni Infantino.
>>> Hoax Pernikahan Ronaldo dan Georgina Jadi Candaan Netizen +62
FIFA sebelumnya memicu kontroversi dengan proposal pendirian FIFA Forward Enterprise (FFE), sebuah perusahaan yang dirancang untuk mengelola turnamen bergengsi seperti Piala Dunia.
Rencana ini mencakup penjualan sebagian saham FFE kepada investor swasta, yang memicu penolakan karena dianggap sebagai komersialisasi sepak bola.
Indikasi keterlibatan orang-orang terdekat Trump muncul ketika perusahaan AS Thrive Eternal disebut memimpin kelompok investor FFE. Thrive Eternal diketahui dimiliki oleh Joshua Kushner, saudara ipar Donald Trump.
Selain itu, penasihat komersial FIFA, Greg Maffei, yang merupakan mantan CEO Liberty Media, juga dikenal sebagai penyumbang besar dalam kampanye presidensial Trump.
>>> Ribut-ribut Pemain Liverpool di Laga Pramusim Jadi Viral
Meskipun dikenal memiliki hubungan dekat dengan Presiden FIFA Gianni Infantino, terutama sebelum dan selama Piala Dunia 2026, Trump menegaskan ketidaktahuannya atas rencana tersebut.
Saat ditanyai wartawan di Camp David pada Jumat (31/7) malam waktu setempat, Trump secara tegas menyatakan, "Tidak, saya tak pernah berbicara dengannya soal itu."
Menyusul berbagai penolakan dari konfederasi seperti UEFA dan CONCACAF, FIFA akhirnya membatalkan proyek FFE dan rencana penjualan saham Piala Dunia.
>>> Pelatnas Panjat Tebing Indonesia Genjot Kesiapan Jelang Asian Games 2026
Keputusan pembatalan ini disampaikan secara resmi pada Sabtu (1/8) pagi WIB.
