Piala Presiden akan mengalami perubahan besar mulai tahun depan. Turnamen yang selama ini menjadi ajang pramusim klub rencananya dialihkan untuk kepentingan Timnas Indonesia.
Rencana tersebut diumumkan PSSI usai menggelar Kongres Biasa 2026 di Jakarta, Senin (3/8/2026).
>>> Jorge Martin Optimistis Hadapi Paruh Kedua MotoGP 2026
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menjelaskan, perubahan dilakukan karena kompetisi antarklub kini sudah semakin lengkap di berbagai strata, hingga League Cup (Piala Indonesia).
"Teman-teman harus ingat, Piala Presiden itu lahir ketika Indonesia bebas sanksi FIFA. Piala Presiden diisi untuk klub-klub punya pertandingan di masa itu," kata Erick Thohir.
"Karena klub-klub sudah juga melahirkan yang namanya kompetisi League Cup (Piala Indonesia), nah turnamen ini tahun depan tidak lagi untuk klub," ujarnya menambahkan.
Peran Baru Piala Presiden
Menurut Erick, kini saatnya Piala Presiden memiliki peran baru untuk mendukung pengembangan Timnas Indonesia.
>>> Jaket Jensen Huang dan Fosil Dinosaurus Jadi Rebutan Orang Kaya Baru
Meski belum merinci formatnya, PSSI membuka kemungkinan Piala Presiden menjadi wadah bagi Timnas Indonesia menjalani laga uji coba internasional atau turnamen mini di dalam negeri.
Dengan demikian, nama Piala Presiden tetap dipertahankan, tetapi fungsi turnamennya berubah dari ajang pramusim klub menjadi agenda yang berorientasi pada penguatan tim nasional.
"Kami akan mencoba bagaimana Piala Presiden untuk mengembangkan timnas Indonesia. Tapi kasih waktu untuk berdiskusi perihal Piala Presiden berikutnya," ucap Erick Thohir.
>>> Krisis RAM, Spek iPhone 18e Diprediksi Malah Makin Gacor
PSSI belum mengumumkan konsep maupun format baru Piala Presiden. Pembahasan lebih lanjut akan dilakukan sebelum turnamen bergulir pada edisi berikutnya.
