"Bagi para atlet Amatir, ini adalah kawah candradimuka kalian.
Tunjukkan bakat terbaik kalian, karena dari sinilah PBMI akan memantau bibit-bibit muda potensial untuk regenerasi tim nasional di masa depan," katanya.
Sementara kepada atlet Elite, LaNyalla meminta mereka menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.
"Jadilah inspirasi bagi adik-adik kalian di kelas Amatir. Bahwa dengan disiplin dan kerja keras, kalian bisa mencapai puncak prestasi," pesannya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga sportivitas dan menjunjung tinggi kehormatan dalam pertandingan.
"Bertarunglah dengan gagah berani bak ksatria. Raihlah kemenangan dengan kehormatan, dan terimalah kekalahan dengan kebesaran jiwa," ujar LaNyalla.
IMC 2026 pada akhirnya bukan sekadar Kejurnas.
Rekor 514 peserta, pembinaan atlet berbagai jenjang, sertifikasi berstandar internasional serta pengembangan Muaythai hingga tingkat grassroots menunjukkan bahwa Muaythai Indonesia tengah membangun fondasi yang semakin kuat.
Apresiasi Menpora Erick Thohir terhadap langkah LaNyalla memperkuat pesan bahwa pengembangan olahraga membutuhkan keberanian membangun dari bawah.
>>> Final Piala Presiden Tanpa Penonton, Pengamanan Tetap Ketat
Dari grassroots, Muaythai diharapkan semakin populer, melahirkan lebih banyak atlet dan pada akhirnya mampu memberikan prestasi lebih tinggi bagi Indonesia di panggung internasional.
