Fans Chelsea di Indonesia mungkin iri dengan pendukung di Australia. Pasalnya, The Blues hanya sebentar di Tanah Air setelah sepekan lebih di Negeri Kanguru.
Chelsea mengawali tur pramusim Asia di Sydney pada 25 Juli.
>>> Piala Presiden 2026: Akhir Penantian Persebaya, Jaga Tradisi Raih Prestasi
Pasukan Xabi Alonso membawa 29 pemain, termasuk Cole Palmer dan Joao Pedro, yang kemudian disusul beberapa pemain yang baru kembali dari Piala Dunia.
Selama di Australia, Chelsea memainkan dua laga di Sydney Super Cup.
Mereka menang 6-4 atas Sydney Wanderers pada 28 Juli, lalu kalah 1-2 dari Tottenham Hotspur pada 1 Agustus.
Setelah berlatih lebih dari sepekan di Australia, Chelsea tiba di Hong Kong pada 3 Agustus untuk menghadapi Juventus pada 5 Agustus.
The Blues kembali kalah dengan skor 0-1.
Chelsea kemudian beristirahat sehari sebelum bertolak ke Jakarta pada Kamis (6/8) kemarin. Namun, tidak ada kabar keramaian terkait kedatangan mereka di Indonesia.
>>> Pesan Manusia Rp 3.386 T ke Calon Pengusaha: Setop Overthinking
Menurut laporan yang beredar, skuad Chelsea memilih lebih banyak beristirahat di hotel sambil berlatih di dalam ruangan.
Mereka hanya memakai sesi latihan di lapangan pada Jumat (7/8), lalu sejumlah aktivitas privat serta sesi jumpa pers dengan media di GBK malam harinya.
Chelsea akan bertemu AC Milan di Stadion Utama GBK pada Sabtu (8/8) pukul 19.00 WIB.
Setelah pertandingan, mereka langsung terbang ke Malaysia untuk persiapan laga kontra Johor Darul Tazim pada Minggu (9/8).
Artinya, dalam rentang empat hari Chelsea berhadapan dengan dua tim berbeda di dua negara. Alhasil, Indonesia hanya kebagian kehadiran Chelsea kurang dari 72 jam.
>>> Ekosistem Digital Jadi Mesin Baru Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8%
Setelah tur pramusim, Chelsea akan melanjutkan persiapan di Cobham dan bertemu Real Sociedad pada laga pramusim terakhir, 15 Agustus di Stamford Bridge.

