Alibaba mengatakan model ini dapat menganalisis dokumen ratusan halaman, serial televisi, hingga siaran langsung berdurasi 100 jam, kemudian mengubahnya menjadi basis pengetahuan yang interaktif.
Kemampuan visualnya memungkinkan AI ini membangun ulang antarmuka aplikasi hanya dari tangkapan layar, mengubah denah rumah 2D menjadi visualisasi 3D, membuat animasi dari perintah teks, hingga menghasilkan permainan interaktif menggunakan bahasa alami.
Untuk menunjukkan kemampuan tersebut, Alibaba memperkenalkan RecreationBench, benchmark yang menguji kemampuan AI merekonstruksi aplikasi tanpa akses internet maupun kode sumber.
Menurut Alibaba, hasil pengujian menunjukkan Qwen3.8-Max mampu membangun ulang aplikasi hanya melalui interaksi dengan aplikasi yang sudah ada serta memanfaatkan umpan balik visual.
Dengan peluncuran Qwen3.8-Max, Alibaba semakin memperketat persaingan model AI global.
>>> Salah Gabung Trabzonspor, Ada Klausul Khusus dalam Kontraknya
Perusahaan menargetkan model ini menjadi AI agent yang tidak hanya mampu menjawab pertanyaan, tetapi juga membantu menyelesaikan pekerjaan kompleks secara mandiri.
