⌂ Beranda News Pengembangan Qwen Disorot, Alibaba Diduga Pakai Akun Palsu Akses Claude
News

Pengembangan Qwen Disorot, Alibaba Diduga Pakai Akun Palsu Akses Claude

Ilustrasi kecerdasan buatan dan teknologi AI
Pengembangan Qwen Disorot, Alibaba Diduga Pakai Akun Palsu Akses Claude
A A Ukuran Teks16px

Perusahaan kecerdasan buatan Anthropic mengungkap dugaan operasi besar-besaran yang memanfaatkan Claude untuk melatih model rival.

Kasus terbesar disebut melibatkan Alibaba dengan lebih dari 151 juta interaksi palsu untuk pengembangan model Qwen.

Selain Alibaba, Anthropic turut menyeret nama DeepSeek, Moonshot AI, Xiaomi, serta beberapa laboratorium AI asal China.

Aktivitas tersebut dikategorikan sebagai illicit distillation karena memakai keluaran model kuat demi mempercepat pelatihan sistem lain.

Tudingan ini murni berasal dari investigasi internal Anthropic dan belum mendapat verifikasi secara independen.

Pihak Alibaba maupun perusahaan lain yang terseret belum terbukti secara hukum melakukan pelanggaran teknologi.

Modus Operandi dan Kaitan dengan Serangan Siber

Distillation sendiri merupakan teknik umum dalam industri AI untuk menghemat biaya serta waktu pengembangan.

Namun, Anthropic menuduh perusahaan-perusahaan tersebut memakai akun palsu serta melanggar aturan layanan.

Skala interaksi tersebut melonjak drastis dibandingkan laporan terdahulu pada Februari 2026.

Tidak hanya persaingan model, laporan itu juga menyoroti pemanfaatan AI oleh kelompok siber Rusia dan China.

Claude disebut dipakai untuk menyusun phishing, mengumpulkan target, hingga memodifikasi malware.

📰 Update Terbaru