Piala Presiden 2026, turnamen pramusim yang berlangsung dari 25 Juli hingga 6 Agustus 2026, telah berakhir dengan Persebaya Surabaya keluar sebagai juara.
Ajang ini tidak hanya menawarkan hadiah besar, tetapi juga berfungsi sebagai gerbang awal bagi para pemain muda untuk meraih mimpi dan pembuktian diri.
>>> Modernisasi Workflow dengan AI Bisa Tingkatkan Laba Jutaan Dolar
Hadiah dan Peran Penting Turnamen
Delapan klub yang berpartisipasi dalam Piala Presiden 2026 adalah Persib Bandung, Arema FC, DPMM FC, Tampines Rovers, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSMS Medan, dan Port FC.
Persebaya Surabaya berhasil meraih gelar juara setelah mengalahkan Persib Bandung di partai final. Sementara itu, Persija Jakarta menempati posisi ketiga usai menundukkan Arema FC.
Turnamen ini menyediakan hadiah uang yang signifikan, dengan tim juara menerima Rp 8 miliar, peringkat kedua Rp 3,5 miliar, peringkat ketiga Rp 2,5 miliar, dan peringkat keempat Rp 1,5 miliar.
Wakil Ketua Pelaksana Piala Presiden 2026 Bidang Kompetisi, Risha Adi Widjaja, menekankan peran pramusim ini.
"Perlu diingat bahwa Piala Presiden 2026 adalah event pra-musim yang dirancang untuk memberikan jam terbang kepada pemain-pemain," ujarnya.
Ia menambahkan, "Justru untuk itu, kami memberikan kebebasan seluas-luasnya kepada setiap pelatih untuk melakukan rotasi pemain sesuai kebutuhan mereka."
Munculnya Bintang Muda
Piala Presiden 2026 juga menyoroti kiprah Arlyansyah Abdulmanan, yang dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik. Winger berusia 20 tahun ini sukses mencetak tiga gol selama turnamen.
>>> Moto3 Inggris 2026: Veda Ega Pratama Start dari Posisi ke-16
Penampilan impresif Arlyansyah, termasuk satu gol dan gelar Man of the Match saat Persija mengalahkan Arema FC 3-1 dalam perebutan tempat ketiga, diharapkan membantunya bersaing di skuad inti Persija di ajang Super League.

