Samsung Galaxy Z Fold 8 baru-baru ini menjalani serangkaian pengujian ketahanan ekstrem oleh JerryRigEverything, sebuah ritual yang hampir menjadi tradisi bagi ponsel flagship baru.
Ponsel layar lipat ini diuji dengan diguyur pasir, digores, hingga ditekuk, dan hasilnya cukup mengejutkan.
>>> Barcelona Tolak Tawaran 50 Juta Euro PSG untuk Ferran Torres
Meskipun layar lipatnya masih rentan terhadap goresan, Galaxy Z Fold 8 terbukti mampu bertahan dari serangan pasir dan bend test yang menjadi ujian berat bagi perangkat foldable.
Ketahanan Layar dan Engsel
Zack Nelson dari JerryRigEverything memulai pengujian dengan layar.
Layar bagian luar Galaxy Z Fold 8 dilindungi Corning Gorilla Glass Ceramic 3, menawarkan perlindungan lebih baik terhadap goresan sehari-hari.
Namun, layar utama yang dapat dilipat memiliki lapisan plastik dan lebih mudah tergores dibandingkan layar luar.
Samsung memperkenalkan desain Flex Titanium pada Galaxy Z Fold 8, yang memadukan pelat aluminium dengan film titanium alloy untuk memperkuat struktur layar OLED lipat.
Teknologi ini bertujuan meningkatkan ketahanan struktur saat ponsel dibuka-tutup dan mengurangi bekas lipatan, bukan membuat permukaan layar kebal goresan.
Salah satu pengujian paling menarik adalah saat Galaxy Z Fold 8 diguyur pasir dan kerikil. Partikel kecil berpotensi masuk ke mekanisme engsel perangkat foldable.
>>> Gyokeres Tegaskan Community Shield Bukan Laga Persahabatan
Desain engsel Galaxy Z Fold 8 ternyata mampu menghadapi pengujian ini dengan baik, menjaga sebagian besar partikel kasar tetap di luar perangkat.
Zack juga menemukan bahwa sebagian besar bodi ponsel menggunakan Armor Aluminum, namun bagian camera island terbuat dari material plastik.
Hasil Bend Test yang Mengesankan
Ujian terakhir adalah bend test.
Dengan desain baru dan layar utama berasio 4:3, muncul pertanyaan mengenai kekuatan struktur perangkat saat ditekuk paksa.
Galaxy Z Fold 8 berhasil melewati siksaan ini dengan hasil mengesankan.
Ponsel tetap bertahan ketika menerima tekanan ekstrem, menunjukkan bahwa perubahan desain dan konstruksi generasi terbaru tidak mengorbankan ketahanannya.
>>> Fisikawan Klaim Temukan 'Lokasi Tuhan' di Tepi Alam Semesta
Meskipun demikian, pengujian ini kembali mengingatkan bahwa layar utama foldable tetap membutuhkan perlakuan lebih hati-hati dibandingkan layar smartphone konvensional.
