Apple pekan lalu mengumumkan kehadiran iPhone Duo sebagai ponsel layar lipat yang bersaing langsung dengan Samsung Galaxy Z Fold 8.
Media Korea Selatan The Chosun melaporkan bahwa penjualan Galaxy Z Fold 8 di Negeri Ginseng justru mencatatkan kenaikan 10% dibandingkan pekan sebelumnya.
Analis industri memperkirakan banyak konsumen sempat menunggu peluncuran Apple sebelum akhirnya memutuskan membeli ponsel lipat Samsung.
Terdapat tiga faktor utama yang mendorong konsumen beralih ke Galaxy Z Fold 8 setelah membandingkannya dengan perangkat buatan Apple tersebut.
Faktor pertama adalah perbedaan harga yang signifikan antara kedua perangkat lipat di pasar Korea Selatan.
Harga iPhone Duo varian 256GB mencapai 3,29 juta won, sedangkan Galaxy Z Fold 8 dengan kapasitas sama dibanderol 2,28 juta won atau selisih 44%.
Varian tertinggi iPhone Duo berkapasitas 2TB bahkan dipatok hingga harga 5,09 juta won.
Faktor kedua berkaitan dengan aspek fisik karena iPhone Duo jauh lebih berat dan tebal daripada Galaxy Z Fold 8.
Bobot iPhone Duo mencapai 254 gram atau 53 gram lebih berat dibandingkan ponsel lipat andalan Samsung tersebut.
Ketebalan iPhone Duo saat dilipat menyentuh 11,3 mm yang berarti lebih tebal 0,7 mm daripada Galaxy Z Fold 8.
Faktor ketiga yang memengaruhi keputusan pembelian adalah jadwal rilis perangkat yang masih cukup lama.
Pre-order iPhone Duo di Korea baru dibuka pada 16 Oktober dan mulai meluncur resmi pada 23 Oktober.
Sebaliknya, Galaxy Z Fold 8 sudah tersedia di pasaran saat ini sehingga konsumen tidak perlu menunggu hingga satu bulan.
