OpenAI secara resmi meluncurkan layanan ChatGPT khusus yang dirancang untuk pengguna kelompok usia 13 hingga 17 tahun.
Versi yang dinamakan ChatGPT for Teens ini hadir membawa sistem perlindungan yang jauh lebih ketat dibandingkan versi dewasa.
>>> Hal Aneh yang Dijual di Facebook Dari Kucing Hingga Meja Autopsi
Sistem tersebut akan aktif secara otomatis apabila pengguna mengakui berusia 13 sampai 17 tahun saat mengakses layanan.
Apabila sistem mendapati keraguan terkait usia, ChatGPT secara default akan langsung memilih pengalaman yang lebih aman.
Fitur Keamanan dan Study Mode
Perlindungan bawaan pada versi remaja ini mencakup pengetatan respons terhadap sejumlah topik berisiko tinggi.
Topik tersebut meliputi kekerasan, gangguan makan, serta konten terkait tindakan membahayakan diri sendiri.
Selain keamanan, OpenAI juga melengkapi layanan ini dengan Study Mode guna mendukung aktivitas belajar para pelajar.
>>> Rodri Wujudkan Mimpi Membela Barcelona Usai Tinggalkan Manchester City
Fitur tersebut dirancang untuk memecahkan berbagai persoalan secara bertahap alih-alih langsung memberikan jawaban akhir.
Pengguna remaja juga bisa memanfaatkan pengingat pekerjaan rumah, kuis, visualisasi pembelajaran, dan pengaturan waktu.
Pengaturan Parental Controls
OpenAI turut memperluas fungsi Parental Controls agar orang tua dapat menautkan akun mereka dengan akun anak.
Melalui fitur Quiet Hours, orang tua dapat menentukan waktu tertentu saat ChatGPT tidak bisa digunakan.
Orang tua juga akan menerima notifikasi khusus apabila terjadi situasi keselamatan yang melibatkan percakapan berisiko.
>>> Real Madrid Resmi Sambut Kedatangan Jose Mourinho di Valdebebas
Meskipun demikian, OpenAI menegaskan bahwa orang tua tetap tidak memiliki akses langsung untuk membaca transkrip percakapan anak.

