⌂ Beranda News 1.000 Orang Kubur Celana Dalam demi Sains di Swiss
News

1.000 Orang Kubur Celana Dalam demi Sains di Swiss

1.000 Orang Kubur Celana Dalam demi Sains di Swiss
1.000 Orang Kubur Celana Dalam demi Sains di Swiss
A A Ukuran Teks16px

Hampir 1.000 orang di 25 negara ramai-ramai mengubur ribuan pakaian dalam berbahan katun ke dalam tanah.

Aksi tersebut bukan bagian dari ritual atau tindakan iseng, melainkan sebuah eksperimen ilmiah serius.

>>> Strategi Berisiko Marc Marquez demi Menangi Sprint Race MotoGP Aragon 2026

Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mengukur tingkat aktivitas kehidupan mikroorganisme di dalam tanah.

Penelitian unik ini melibatkan para citizen scientist yang menanam sekitar 2.000 celana dalam serta 12.000 kantong teh.

Lokasi penanaman tersebut tersebar di sekitar 1.000 titik berbeda.

Hasil dari riset ini telah diterbitkan secara resmi melalui jurnal Plants, People, Planet.

Prosedur eksperimen terbilang sederhana karena peserta hanya perlu menimbun pakaian dalam ke dalam tanah.

Mereka kemudian menggali kembali kain tersebut setelah periode satu hingga dua bulan.

Kain yang sudah diangkat lantas dikeringkan, difoto, dan dianalisis oleh para peneliti.

Tahap analisis bertujuan menghitung seberapa banyak bagian kain yang telah hancur oleh organisme.

Metode Underpants Index untuk Ukur Kesuburan

Katun dipilih karena sebagian besar tersusun dari selulosa yang dapat diuraikan oleh organisme tanah.

Semakin cepat kain katun hancur, semakin tinggi pula tingkat aktivitas biologis di dalam tanah tersebut.

Rata-rata sekitar 10% kain telah terurai setelah melewati masa satu bulan.

>>> Sevilla Vs Atletico: Los Colchoneros Menang 3-1 dan Puncaki Klasemen

Angka tersebut melonjak drastis menjadi sekitar 50% setelah jangka waktu dua bulan.

Metode ini melahirkan indikator sederhana yang dinamakan peneliti sebagai Underpants Index.

Indikator itu menggambarkan tingkat aktivitas biologis berdasarkan tingkat penguraian celana dalam.

Tanah di kebun pribadi mencatat tingkat penguraian tertinggi mencapai sekitar 58% setelah dua bulan.

Lahan pertanian berada di kisaran 51% dan padang rumput permanen mencatat angka sekitar 47%.

Halaman rumput atau lawn berada di posisi paling buncit dengan tingkat penguraian sekitar 40%.

Kebun pribadi memiliki kandungan karbon organik dan nutrisi yang relatif tinggi.

Kondisi itu membuat aktivitas biologis di kebun pribadi menjadi jauh lebih besar.

Namun, peneliti mengingatkan bahwa celana dalam yang cepat hancur tidak otomatis menandakan tanah sehat secara keseluruhan.

Pengujian ini berfokus pada aktivitas biologis dan kesuburan tanah, bukan penilaian ekosistem secara lengkap.

>>> Aksi Tanpa Lawan Marc Marquez Rebut Kemenangan Sprint Aragon 2026

Teknik serupa juga pernah dipakai dalam kampanye edukasi kesehatan tanah oleh USDA Natural Resources Conservation Service.

📰 Update Terbaru