Peraih Nobel Geoffrey Hinton meyakini kecerdasan buatan atau AI sudah mempunyai kesadaran layaknya manusia.
Ia mengingatkan agar manusia bisa menerima kenyataan bahwa kecerdasan tidak hanya bersifat biologis saja.
Perdebatan mengenai status kesadaran pada sistem AI masih terus berlangsung di berbagai platform internet.
Sebanyak 19 ahli saraf, filsuf, dan ilmuwan komputer lantas menyusun daftar periksa kriteria untuk mengujinya.
Pendekatan Ilmiah untuk Menilai Kesadaran AI
Tim peneliti berfokus pada kesadaran fenomenal atau pengalaman subjektif tentang keberadaan itu sendiri.
Mereka menggunakan berbagai teori berbasis ilmu saraf alih-alih sekadar menguji sistem lewat tes perilaku.
Salah satu indikator yang diamati adalah keberadaan ruang kerja pusat atau global workspace.
Meski demikian, hingga kini belum ada bukti kuat yang menunjukkan AI telah memiliki kesadarannya sendiri.