Seorang pekerja teknologi asal kawasan Bay Area dilaporkan hilang akibat bencana banjir bandang di Nepal.
Peristiwa tersebut telah menewaskan ratusan orang dan membuat ribuan warga belum ditemukan.
Otoritas setempat merilis daftar awal warga negara Amerika Serikat yang hilang, termasuk Prabhath Sajeepa.
Sajeepa merupakan seorang pimpinan teknis di perusahaan penyimpanan data Pure Storage yang berbasis di California.
Sebelumnya, ia sempat bekerja di perusahaan raksasa teknologi Cisco.
Keponakannya menyampaikan bahwa Sajeepa mengikuti kegiatan perjalanan yang berafiliasi dengan Isha Foundation.
Puluhan anggota rombongan dari yayasan tersebut hingga kini masih dinyatakan belum ditemukan.
Pemimpin yayasan mengungkapkan rombongan itu berada di dalam gedung imigrasi sesaat sebelum tersapu banjir.
Bencana banjir bandang ini diyakini dipicu oleh runtuhnya bagian bawah gletser dari ketinggian.