⌂ Beranda News Donasi Jenazah Suami Berakhir Tragis untuk Uji Militer
News

Donasi Jenazah Suami Berakhir Tragis untuk Uji Militer

Donasi Jenazah Suami Berakhir Tragis untuk Uji Militer
Donasi Jenazah Suami Berakhir Tragis untuk Uji Militer
A A Ukuran Teks16px

Keputusan Jill mendonasikan jasad mendiang suaminya, Steve Hansen, pada tahun 2012 awalnya didasari niat mulia membantu kemajuan dunia medis.

Steve berjuang melawan sirosis hati semasa hidup namun tidak memenuhi syarat sebagai pendonor organ untuk transplantasi.

>>> Man Utd Vs Ipswich: Bruno Fernandes Bawa Setan Merah Menang 5-2

Kendati demikian, pihak keluarga berharap jasad mendiang bisa berkontribusi pada penelitian ketergantungan alkohol di fasilitas medis.

Kenapa kenyataan justru berbanding terbalik dan membawa duka mendalam bagi sang istri?

Jasad Steve justru diserahkan kepada fasilitas swasta bernama Biological Resource Center di Phoenix tanpa persetujuan keluarga.

Pihak fasilitas kemudian menjual jenazah tersebut kepada Departemen Pertahanan untuk keperluan uji coba militer.

>>> Klasemen Liga Inggris: Chelsea dan MU Menang Lewat Hujan Gol

Jenazah Steve digunakan sebagai pengganti tubuh manusia dalam penelitian dampak ledakan kendaraan militer.

Angkatan Darat memerlukan simulasi tersebut karena boneka uji tabrak konvensional tidak mampu mereplikasi cedera ledakan secara akurat.

Kasus ini terbongkar di tengah penyelidikan federal terhadap praktik perdagangan sisa jenazah manusia.

>>> Kompatibilitas AM5 Berlanjut ke Prosesor AMD Zen 6 Mendatang

Minimnya regulasi pengawasan membuat distribusi bagian tubuh untuk penelitian non-transplantasi menjadi celah bisnis gelap.

📰 Update Terbaru