⌂ Beranda News Gembong Cheat Call of Duty Digerebek Langsung oleh Activision
News

Gembong Cheat Call of Duty Digerebek Langsung oleh Activision

Ilustrasi game Call of Duty dan keamanan sistem
Gembong Cheat Call of Duty Digerebek Langsung oleh Activision
A A Ukuran Teks16px

Activision kembali membuktikan keseriusan mereka dalam memberantas pembuat cheat di dalam ekosistem game Call of Duty.

Perusahaan game raksasa tersebut baru saja mengunggah sebuah video penyerahan surat somasi langsung ke kediaman penjual cheat.

>>> Uji coba fitur disc-to-digital Xbox dimulai bagi anggota program Insider

Seorang perwakilan hukum mendatangi rumah penjual cheat bernama Elocarry yang bertempat di wilayah Ohio, Amerika Serikat.

Dalam tayangan video berdurasi satu menit itu, pelaku tampak menerima dokumen hukum secara tenang tepat di depan pintu rumahnya.

Situs web milik Elocarry diketahui secara terang-terangan menjajakan berbagai program ilegal seperti aimbot dan ESP.

Program terlarang tersebut dijual untuk sejumlah game populer termasuk Rust, Apex Legends, Marvel Rivals, serta ARC Raiders.

Pelaku bahkan menyediakan paket khusus untuk Call of Duty: Black Ops 7 dan Warzone dengan klaim kebal dari deteksi sistem.

Paket langganan tersebut dipatok dengan harga mencapai USD 108 atau sekitar Rp 1,6 juta untuk durasi pemakaian selama tiga bulan.

Buntut dari tindakan hukum ini langsung membuahkan hasil instan bagi pihak pengembang game tersebut.

Activision membagikan tangkapan layar dari saluran Discord Elocarry yang mengonfirmasi bahwa seluruh penjualan produk ilegal telah dihentikan.

>>> Persiapan Hadapi Super League, Persebaya Diminta Tetap Rendah Hati

Langkah tegas ini menambah daftar panjang aksi agresif Activision dalam menyeret para pengembang program peretas ke meja hijau.

Perusahaan mengklaim telah menggagalkan lebih dari 375 operasi pengecer cheat serta melayangkan lebih dari 80 tuntutan somasi.

Selain itu, mereka juga telah menutup paksa sedikitnya 30 vendor ilegal yang beroperasi di dalam ekosistem industri game.

Ancaman jalur hukum dari Activision terbukti bukan sekadar gertakan belaka bagi para pembuat program terlarang.

Pada 2024, sebuah pengadilan di California menjatuhkan denda ganti rugi sebesar USD 14,5 juta kepada produsen cheat EngineOwning.

Vendor tersebut juga dipaksa untuk membayar biaya pengacara sekaligus menyerahkan kepemilikan situs web mereka secara penuh.

Activision turut mengandalkan sistem anti-cheat tingkat kernel bernama Ricochet yang sudah diluncurkan sejak 2021 silam.

>>> Komposisi Tim Arsenal Dianggap Matang Hadapi Musim Ini

Sistem keamanan tersebut sering kali memberikan hukuman unik di dalam game bagi para peretas yang tertangkap basah.

📰 Update Terbaru