Pemain Crystal Palace, Ismaila Sarr, dikabarkan merasa sangat terpukul setelah kegagalan transfernya menuju Liverpool.
Liverpool sebelumnya sempat mengincar penyerang berusia 28 tahun tersebut untuk memperkuat lini serang sisi kanan mereka.
Secara personal, sang pemain sudah siap pindah karena menganggap kesempatan gabung klub besar sebagai sebuah mimpi.
Namun, Crystal Palace selaku klub pemilik berada dalam posisi kuat karena masih memegang kontrak hingga Juni 2029.
Manajer Crystal Palace, Pierre Sage, mengakui bahwa situasi tersebut membuat pemain asal Senegal itu merasa terguncang.
Sarr kini harus melupakan kegagalan tersebut dan membutuhkan waktu untuk kembali fokus menjalani musim bersama klubnya.
