Dyson memperkenalkan perangkat perawatan mulut futuristik bernama Dyson CameraJet yang dibanderol sekitar £420 atau setara Rp 10 jutaan.
Perangkat ini dirancang bukan sekadar untuk membersihkan permukaan gigi saja.
Dyson CameraJet menggunakan kamera kecerdasan buatan atau AI yang berfungsi untuk memeriksa kondisi di dalam mulut pengguna.
Teknologi Kamera AI dan Semburan Obat Kumur
Di dalam kepala sikat terdapat kamera makro piksel berukuran sangat kecil yang mampu menangkap 28 gambar secara langsung setiap detiknya.
Kamera tersebut memindai gigi secara real-time saat pengguna menggerakkan sikat di dalam mulut mereka.
Teknologi kecerdasan buatan bertugas mengidentifikasi, melacak, serta memprediksi letak celah di antara gigi secara akurat.
Ketika mendeteksi adanya celah, perangkat ini langsung menyemprotkan cairan obat kumur khusus secara presisi ke titik tersebut.
Sistem ini diklaim mampu mendeteksi celah dan menyemprotkan cairan dalam waktu 100 milidetik saja.
Dyson menamai inovasi tersebut sebagai teknologi Gap Optical Targeting yang diyakini dapat menggantikan penggunaan benang gigi konvensional.
Kepala sikatnya menggunakan bulu ganda dengan bagian dalam lebih kaku untuk noda permukaan dan bagian luar lebih lembut untuk garis gusi.
Perangkat ini juga dilengkapi konektivitas Wi-Fi agar bisa terhubung ke aplikasi smartphone.
Pengguna dapat melihat tayangan langsung dari dalam mulut serta mendapatkan saran pembersihan yang spesifik.
Dyson turut merancang pasta gigi khusus tanpa busa agar kamera tetap dapat melihat dengan jelas selama pembersihan berlangsung.
Pengembangan perangkat canggih ini memakan waktu hingga enam tahun melibatkan para insinyur dan ilmuwan perusahaan.