Hypernet Technologies di bawah naungan XLSMART resmi meluncurkan TokenKu. ai.
Platform managed AI marketplace ini mengusung filosofi satu gateway untuk semua model AI.
Kehadiran layanan ini bertujuan membantu korporasi mengelola akses, tata kelola, dan pengeluaran kecerdasan buatan secara terpusat.
Platform tersebut juga menyediakan dukungan penagihan rupiah serta faktur pajak resmi.
Solusi Atasi Tren BYOAI dan Kompleksitas Administrasi
Peluncuran platform ini merespons maraknya tren Bring Your Own AI atau BYOAI.
Tren tersebut merujuk pada perilaku karyawan yang memanfaatkan perangkat kecerdasan buatan secara mandiri tanpa strategi resmi perusahaan.
Ketiadaan pengawasan ini berpotensi memicu pembengkakan biaya akibat konsumsi token yang tidak terpantau.
Kondisi itu juga menyulitkan tim keuangan dalam melakukan rekonsiliasi tagihan kartu kredit valuta asing dari berbagai penyedia.
TokenKu. ai mengatasi masalah tersebut dengan menyederhanakan pembayaran ke dalam satu invoice berfaktur pajak rupiah.
Manajemen dapat memanfaatkan visibilitas real-time untuk memantau konsumsi token dan membagikan virtual API key.
Pengguna juga bisa menetapkan batas belanja bulanan bagi setiap individu maupun divisi.
Melalui satu portal marketplace, pengguna dapat mengakses lebih dari 120 model AI global.
Model tersebut berasal dari pengembang terkemuka seperti OpenAI, Anthropic, Google, dan Meta.
Sistem ini menghilangkan kerumitan pengelolaan banyak akun serta negosiasi lisensi individual.
CEO Hypernet Technologies, Sudianto Oei, menyatakan platform ini dirancang untuk memberi ketenangan bagi manajemen.
Pihaknya ingin memastikan perusahaan dapat mengadopsi kecerdasan buatan secara lebih efisien.
Pada tahap awal, layanan ini berfokus melayani sektor dengan standar kepatuhan data tinggi.
Sektor tersebut meliputi telekomunikasi, media, teknologi, jasa keuangan, serta ritel.
