Garmin Indonesia mencatat jumlah pengguna aktif perangkat wearable miliknya telah menembus angka 1,1 juta orang.
Lonjakan tersebut sejalan dengan perkembangan tren penggunaan perangkat pintar untuk memantau aktivitas fisik dan kesehatan di Tanah Air.
Secara regional di kawasan Asia, ekosistem perangkat ini telah mencatatkan lebih dari 13 juta pengguna aktif.
Sementara itu, jumlah pengguna aktif secara global dilaporkan telah mencapai kisaran angka 62 juta orang.
Perusahaan menilai pertumbuhan ini turut didorong oleh perubahan cara pandang masyarakat terhadap aktivitas kebugaran tubuh.
Olahraga kini tidak lagi sekadar berorientasi pada pencapaian kecepatan atau jarak tempuh.
Masyarakat mulai memperhatikan aspek lain seperti latihan kekuatan, pengelolaan stres, hingga kualitas tidur.
Regional Director Garmin Southeast Asia, Sky Chen, menyebut pencapaian tersebut menunjukkan tingginya kesadaran kesehatan masyarakat.
Perkembangan ekosistem wearable ini juga mencerminkan kebutuhan pengguna yang semakin beragam dalam kehidupan sehari-hari.
Berbagai lini perangkat disediakan untuk memenuhi kebutuhan spesifik mulai dari olahraga lari hingga pemantauan kesehatan kasual.
Dalam rangka merayakan momentum pertumbuhan ini, perusahaan menghadirkan program potongan harga perangkat hingga akhir bulan.
