⌂ Beranda News CEO Nvidia Nilai Regulasi Tambahan untuk Industri AI Belum Perlu
News

CEO Nvidia Nilai Regulasi Tambahan untuk Industri AI Belum Perlu

CEO Nvidia Jensen Huang memberikan tanggapan terkait pengembangan kecerdasan buatan.
CEO Nvidia Nilai Regulasi Tambahan untuk Industri AI Belum Perlu
A A Ukuran Teks16px

CEO Nvidia Jensen Huang menolak usulan untuk memperlambat pengembangan model kecerdasan buatan yang semakin kuat.

Pernyataan tersebut merespons perdebatan mengenai keamanan teknologi yang dipicu oleh esai dari CEO Anthropic, Dario Amodei.

Amodei sebelumnya mengusulkan agar laboratorium AI terkemuka berkoordinasi untuk mengatur laju model canggih demi keamanan.

Huang menilai perusahaan pengembang sebenarnya mampu menyelesaikan tantangan keselamatan secara mandiri melalui rekayasa.

Ia berpendapat bahwa regulasi baru atau undang-undang antimonopoli tambahan tidak diperlukan dalam mengatur industri ini.

Menurut Huang, kerangka regulasi dan undang-undang yang mengatur keandalan produk saat ini sudah sangat memadai.

Koordinasi pembatasan pengembangan AI berpotensi menimbulkan risiko hukum karena terbentur aturan antimonopoli.

Huang menegaskan bahwa keselamatan dan pengujian adalah murni masalah rekayasa teknik yang harus diselesaikan pengembang.

Perusahaan harus menahan produk yang belum siap serta terus melakukan pengujian hingga benar-benar aman.

Selain itu, Huang juga menepis peringatan bahwa kemajuan AI akan menimbulkan ancaman eksistensial bagi umat manusia.

Ia memastikan umat manusia tidak akan mengalami kepunahan akibat teknologi kecerdasan buatan pada tahun 2030.

Dunia akan membangun teknologi tersebut dengan benar serta melengkapinya dengan berbagai batasan pengaman.

📰 Update Terbaru